Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Advan Ingin Rebut 10% Pasar Notebook
Jumat, 13/06/2008 09:09 WIB

Ilustrasi (rou/inet)
Jakarta - Advan selaku pemain baru di sektor komputer jinjing merasa optimistis bisa mencuri 10% pangsa pasar notebook di Indonesia.
Marketing Director PT Intech Surya Abadi, Teddy Tjan, yang mengelola pemasaran notebook asal Taiwan itu mengaku yakin bisa menggaet konsumen yang bertipikal membeli notebook sesuai dengan kebutuhan, bukan berdasarkan merek barang.
"Konsumen seperti ini kami sebut sebagai smart customer. Dan inilah market yang tengah kami bidik," ujarnya di sela Festival Komputer Indonesia (FKI) di Jakarta Convention Center yang berlangsung dari 11-15 Juni 2008.
Optimisme Advan pun semakin menjadi, mengingat dalam keikutsertaannya dalam pameran komputer semisal FKI, notebook yang dipasarkannya terhitung laku keras.
"Benar-benar di luar dugaan melihat begitu antusiasnya masyarakat terhadap notebook. Dalam dua hari saja notebook kami sudah terjual sekitar 300-an unit," seringai Teddy.
Teddy pun berpendapat, tingginya animo masyarakat dikarenakan kompetitifnya harga notebook yang ditawarkan Advan. "Cukup dengan uang lima juta rupiah pengunjung sudah bisa membawa pulang notebook dengan prosesor Core 2 Duo."
Keputusan Advan untuk terus bermain di segmen menengah ke bawah bukan tanpa alasan. Berdasarkan data riset IDC 2007, pasar notebook yang paling 'gemuk' ada pada level harga di bawah US$ 720. Sebagai ilustrasi, sekarang ini pangsa pasar notebook ada sekitar 650 ribu unit. Di situ, 450 ribu unit dikuasai oleh notebook dengan harga di bawah US$ 720. "Di level inilah kami bermain," ungkap Teddy.
Meski bukan perkara mudah melakukan penetrasi dengan merek barang yang belum ternama, namun sekali lagi hal itu tidak menyurutkan optimisme Advan dalam menembus pasar notebook di Tanah Air.
"Apa sih yang dibutuhkan pengguna notebook? Pertama jelas prosessor, kemudian VGA, memori, dan harga. Jika semua varian tersebut sama, antara brand satu dengan lainnya, buat apa beli yang lebih mahal. Toh, kualitas dan performanya dijamin sama juga," Teddy menandaskan.
Mau ngobrol seputar komputer dan notebook? Diskusikan saja di detikINET Forum.
( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Marketing Director PT Intech Surya Abadi, Teddy Tjan, yang mengelola pemasaran notebook asal Taiwan itu mengaku yakin bisa menggaet konsumen yang bertipikal membeli notebook sesuai dengan kebutuhan, bukan berdasarkan merek barang.
"Konsumen seperti ini kami sebut sebagai smart customer. Dan inilah market yang tengah kami bidik," ujarnya di sela Festival Komputer Indonesia (FKI) di Jakarta Convention Center yang berlangsung dari 11-15 Juni 2008.
Optimisme Advan pun semakin menjadi, mengingat dalam keikutsertaannya dalam pameran komputer semisal FKI, notebook yang dipasarkannya terhitung laku keras.
"Benar-benar di luar dugaan melihat begitu antusiasnya masyarakat terhadap notebook. Dalam dua hari saja notebook kami sudah terjual sekitar 300-an unit," seringai Teddy.
Teddy pun berpendapat, tingginya animo masyarakat dikarenakan kompetitifnya harga notebook yang ditawarkan Advan. "Cukup dengan uang lima juta rupiah pengunjung sudah bisa membawa pulang notebook dengan prosesor Core 2 Duo."
Keputusan Advan untuk terus bermain di segmen menengah ke bawah bukan tanpa alasan. Berdasarkan data riset IDC 2007, pasar notebook yang paling 'gemuk' ada pada level harga di bawah US$ 720. Sebagai ilustrasi, sekarang ini pangsa pasar notebook ada sekitar 650 ribu unit. Di situ, 450 ribu unit dikuasai oleh notebook dengan harga di bawah US$ 720. "Di level inilah kami bermain," ungkap Teddy.
Meski bukan perkara mudah melakukan penetrasi dengan merek barang yang belum ternama, namun sekali lagi hal itu tidak menyurutkan optimisme Advan dalam menembus pasar notebook di Tanah Air.
"Apa sih yang dibutuhkan pengguna notebook? Pertama jelas prosessor, kemudian VGA, memori, dan harga. Jika semua varian tersebut sama, antara brand satu dengan lainnya, buat apa beli yang lebih mahal. Toh, kualitas dan performanya dijamin sama juga," Teddy menandaskan.
Mau ngobrol seputar komputer dan notebook? Diskusikan saja di detikINET Forum.
( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:50 WIB
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
-
Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
-
Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 11:06 WIB
Provider ICT Mencari Tantangan Baru di Sektor Migas
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
-
210 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
73 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)


