detikinet

Studi: Teknologi Gagal 'Bunuh' Stres

Fino Yurio Kristo - detikinet
Kamis, 12/06/2008 10:58 WIB

Ilustrasi (ist)

Washington - Teknologi jelas memudahkan manusia dan mungkin mengurangi tekanan hidup. Namun menurut riset terbaru, efek teknologi tak cukup ampuh untuk meredakan stres jika dibandingkan dengan pengaruh alam sekitar.

Studi University of Washington ini mengukur detak jantung individu sebagai indikator level stres. Terungkap bahwa melihat keindahan alam secara langsung adalah cara terbaik untuk meredakan stres.

Nah, jika dengan menatap pemandangan alam secara nyata diklaim bisa menurunkan stres, menatap gambar alam serupa di layar televisi berdefinisi tinggi ternyata tidak demikian.

Menurut para peneliti, detak jantung orang yang melihat pemandangan alam secara langsung turun jauh lebih cepat ketimbang saat melihat gambar alam via layar televisi. Ini berarti keberadaan teknologi tak bisa menggantikan keampuhan alam dalam meredakan stres.

"Teknologi memang bagus untuk hidup kita, tapi jangan pernah berpikir kita bisa hidup tanpa keberadaan alam," tutur profesor Peter Kahn, pemimpin penelitian ini seperti dikutip detikINET dari VNunet, Kamis (12/6/2008).

Menurut Kahn, manusia masa kini kehilangan interaksi langsung dengan alam nyata dan hanya mengenal keadaan dunia yang direpresentasikan oleh perangkat teknologi.

"Sebagai spesies makhluk hidup, kita memerlukan interaksi dengan alam nyata demi kesehatan fisik dan psikologi kita," tambahnya.

Berbagi info terkini soal teknologi informasi? Yuk, gabung di detikINET Forum!
( fyk / dwn )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%