detikinet

Telkom: Kompetisi dari Qatar Tak Punya Strategi Baru

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Selasa, 10/06/2008 15:30 WIB

ilustrasi (inet)

Jakarta - Telkom memandang kompetisi di sektor seluler akan lebih ketat dengan masuknya Qatar Telecom (QTel) di Indosat. "Kompetisi akan lebih ketat karena Qatar punya dana segar yang cukup banyak," tukas Direktur Utama Telkom, Rinaldi Firmansyah, di sela acara Telkom InSync 2014, di Hotel Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Selasa (10/6/2008).

QTel masuk ke Indosat 'menggantikan' posisi Singapore Technologies Telemedia yang menjual sahamnya di Asia Mobile Holdings. Berkat pembelian tersebut QTel memiliki 40,8 persen saham Indosat.

Meski kompetisi akan semakin ketat, Rinaldi yakin strategi yang dilancarkan pesaingnya itu tak akan banyak berubah. "Cara berstrateginya saya rasa tidak akan banyak berubah karena manajemennya itu-itu saja orangnya. Kami sudah tahu cara mereka bermain," ujarnya tenang.

Apapun layanan telekomunikasi yang Anda gunakan, sampaikan curhatnya di detikINET Forum

( wsh / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%