detikinet

XL Klaim Tak Ada Subsidi Silang Tarif Telepon

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Senin, 02/06/2008 12:23 WIB

ilustrasi (inet)

Jakarta - Operator seluler Excelcomindo Pratama (XL) menyatakan tidak pernah melakukan subsidi silang antara tarif layanan prabayar dengan pascabayar miliknya.

GM Corporate Communication XL Myra Junor menegaskan hal tersebut, karena sebelumnya, salah satu divisi regionalnya sempat menyatakan telah terjadi semacam subsidi silang antara kedua produk yang dimaksud.

"Kami tidak ada kebijakan subsidi silang antar produk karena setiap produk dirancang sesuai karakteristik atau pola pemakaian konsumen," jelasnya kepada detikINET lewat ponsel, Senin (2/6/2008).

Sebelumnya diberitakan, XL menolak dituding telah menganaktirikan pelanggan pascabayar Xplor. Namun di satu sisi, XL justru menilai pelanggan pascabayar datang dari kalangan mampu, sehingga dianggap kurang perlu layanan tarif murah untuk menelepon. Dan dari situ juga XL berharap terjadi subsidi silang dari pelanggan pascabayar ke prabayar.

Kembali Myra menjelaskan, jumlah pelanggan pascabayar XL saat ini cuma 3% dari total 18,4 juta pelanggan. "Jadi dibandingkan 97% pelanggan prabayar, tidak mungkin telah terjadi subsidi silang."

"Untuk membuktikan pascabayar tidak dianaktirikan, kami memberikan apresiasi kepada pelanggan Xplor selama bulan Juni ini berupa gratis telepon ke sesama XL hingga 2 jam atau 120 menit untuk jumlah pemakaian tertentu di bulan sebelumnya," Myra menandaskan.

Bagaimana menurut Anda tentang tarif dan layanan XL? Sampaikan di detikINET Forum

( rou / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%