detikinet

BlackBerry Emoh Jadi Mata-mata Pemerintah India

Fransiska Ari Wahyu - detikinet
Kamis, 29/05/2008 12:50 WIB

BlackBerry (ist.)

Jakarta - Research in Motion (RIM), produsen Blackberry, dengan tegas menolak permintaan pemerintah India untuk memata-matai informasi yang dikirim melalui jaringannya.

RIM menegaskan bahwa struktur keamanan dalam teknologi mereka tidak mengizinkan pihak ketiga, termasuk mereka sendiri, untuk membaca informasi yang dikirim melalui jaringannya.

Dilansir BBC dan dikutip detikINET, Kamis (29/5/2008), pemerintah India masih enggan mengizinkan meluasnya penggunaan BlackBerry di negaranya karena khawatir jika kaum militan dan penjahat memanfaatkan sistem ini.

Di India, ada sekitar 115 ribu pengguna BlackBerry. Tak hanya pemerintah India yang paranoid dengan hal ini, namun ada sejumlah negara di dunia yang memiliki ketakutan yang sama.

Oleh karena itu, pemerintah India berusaha membujuk perusahaan yang berbasis di Kanada itu untuk memberikan jalan agar mereka dapat 'mengintip' konten yang lalu lalang. Namun, pemerintah India harus gigit jari karena permintaannya tak dipenuhi.


Ingin berbagi informasi seputar BlackBerry? Gabung yuk di thread khusus BlackBerry di detikINET Forum!
( faw / dwn )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%