detikinet

Menkominfo Ingin Lokal dan Asing 'Mesra' di TI

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Rabu, 21/05/2008 15:21 WIB

M. Nuh (ash/inet)

Jakarta - Pemerintah akan membuat kebijakan untuk mendorong kemajuan industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam negeri dan menjadikannya tuan rumah di negeri sendiri. Namun di sisi lain, pemerintah juga tetap akan mempertahankan asing sebagai mitra untuk kemudian sama-sama mengembangkan bisnis ICT bersama lokal.

"Kita ingin posisi kita interdependensi. Jadi antara lokal dan asing saling membutuhkan, saling menghargai, dan saling menguntungkan," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh ketika membuka acara ICT Expo 2008 di Kemayoran, Jakarta, Rabu (21/5/2008).

"Keberpihakan kita terhadap lokal memang harus dipertahankan. Namun di satu sisi, kita juga tidak mati-matian menutup diri dari asing, karena kita masih butuh mereka agar kita juga bisa berkompetisi," ujarnya.

Ia menuturkan, untuk mencapai misi tersebut, pemerintah pada tahap awal akan menggeser kebijakannya dengan menjadikan industri ICT di Indonesia, dari sekadar pasar pengguna menjadi berbasis produksi.

"Nanti kalau kita sudah naik kelas jadi production based kita harus menuju arah negara berbasis research and development," ujarnya.

"Alangkah indahnya kalau perusahaan ICT asing yang besar itu bisa diajak bermitra dengan kita. Sehingga nantinya, hasil riset kita tidak hanya diproduksi di Indonesia, tapi juga di negara lain," Nuh menandaskan.

Punya pengalaman bisnis di bidang TI? Ikut detikINET Forum yuk!


( rou / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%