detikinet

Waspadai Animasi 'Beracun' dari Jepang

Fransiska Ari Wahyu - detikinet
Rabu, 21/05/2008 09:21 WIB

ilustrasi (animepaper.net)

Tokyo - Seorang siswa diketahui menyebarkan film animasi yang bisa 'meracuni' komputer. Ia konon menyelipkan sebuah virus dalam file film animasi yang kemudian disebarkan lewat internet secara ilegal.

Aksi siswa bernama Masato Nakatsuji itu terendus oleh aparat keamanan, ia pun ditangkap. Uniknya, ia tertangkap bukan dengan tuduhan menyebarkan virus melainkan pelanggaran hak cipta.

Seperti dikutip detikINET dari BCS, Rabu (21/5/2008), virus yang diselipkan Nakatsuji dalam film animasi tersebut adalah Harada. Virus Harada termasuk golongan yang paling sering dijumpai di negeri Sakura tersebut.

Jepang dinilai lamban dalam memerangi kasus kejahatan internet. Hanya sedikit orang yang ditangkap terkait dengan masalah penyebaran virus. Dalam beberapa kasus, termasuk Nakatsuji, pembuat virus justru tertangkap karena pelanggaran hak cipta dan bukan kejahatan cyber.

Bingung pilih antivirus? Yuk diskusikan di detikINET Forum

( faw / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%