detikinet

Pemerintah Masih 'Rabun' Dokumen Terbuka

Ardhi Suryadhi - detikinet
Senin, 05/05/2008 18:58 WIB

ilustrasi (dbu/inet)

Jakarta - Pemerintah masih belum memutuskan jenis standar dokumen yang digunakan di institusi pemerintah. Khusus untuk standar dokumen terbuka (Open Document Format/ODF), pemerintah bahkan dinilai masih 'rabun' alias kurang mengerti.

"Pemahaman ODF di Indonesia masih sangat lemah, apalagi di institusi pemerintah, paling hanya segelintir," ujar Harry Kaligis, General Manager Business Development PT Sun Microsystems Indonesia.

Beberapa departemen yang dinilai Harry sudah lumayan 'melek' soal ODF hanya Depkominfo dan Ristek. "Padahal di sejumlah negara, ODF sudah menjadi isu besar dan bahkan di AS sudah merupakan bagian dari isu kampanye," ujarnya, saat jumpa pers di Brasserie Restaurant Jakarta, Senin (5/5/2008).

Depkominfo pun diminta menjadi penggerak dalam sosialisasi ODF di tanah air. Dan juga tidak mungkin, dari departemen inilah keputusan ODF menjadi standar baku untuk setiap dokumen yang dikeluarkan di institusi pemerintah terwujud.

"Kominfo harus berani menjual konsep ini ke pemerintah yang lebih tinggi, misalnya ke presiden RI, serta merangkul departemen-departemen lainnya," tukas Harry.

Sun memang salah satu vendor yang paling vokal dalam menyuarakan penetapan ODF sebagai standar di pemerintahan. Hal tersebut lumrah saja, mengingat pada awalnya spesifikasi dari ODF dikembangkan oleh Sun Microsystems.

Pro kontra dengan standardisasi ODF di instansi pemerintah. Diskusikan di detikINET Forum.


( ash / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%