Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Sun 'Promosi' ODF ke Pemerintah
Senin, 05/05/2008 17:28 WIB

Suasana acara (ash/inet)
Jakarta - Guna mendukung pergerakan open technology di Indonesia, Sun Microsystems Inc. coba mensosialisasikan Open Document Format (ODF) di instansi-instansi pemerintah. Sun meyakini, penggunaan ODF sebagai standar bakal menjamin aksesibilitas data di masa depan.
Harry Kaligis, General Manager Business Development PT Sun Microsystems Indonesia mengatakan, sampai dengan saat ini banyak institusi pemerintah yang tidak bertaruh dengan open access.
"Sementara untuk keputusan ODF menjadi standar pemerintah hanya masih sebatas spirit, atau katakanlah semangat untuk menjadi regulasi," ujarnya saat temu wartawan di Brasserie Restaurant Jakarta, Senin (5/5/2008).
Tom Karpowitz, Senior Staff Engineer EMEA Technical Office mengatakan, dengan memilih ODF sebagai standar, pemerintah tak perlu takut ketika di masa depan data elektroniknya bakal sulit dibuka.
"Jadi ketika di tahun-tahun mendatang perusahaan yang mengeluarkan data elektronik yang digunakan tiba-tiba tutup, bisa dibayangkan bagaimana repotnya untuk mengakses data lama tersebut," ujar Karpowitz.
Pihak Sun sendiri, telah mendatangi Depkominfo untuk coba meyakini pemerintah agar tidak ragu memilih ODF sebagai format standar. "Tanggapan mereka positif," tutur Karpowitz, ketika ditanya mengenai reaksi kominfo terkait kedatangan Sun tersebut.
ODF adalah dokumen dengan format file XML bagi aplikasi perkantoran yang digunakan bagi dokumen yang memiliki teks, lembar kerja, grafik dan komponen grafik lainnya.
Pada awalnya, spesifikasi dari ODF dikembangkan oleh Sun Microsystems, standar dokumennya sendiri berada di bawah pengawasan OASIS (Peganization for the Advancement of Structured Information Standards). ODF juga memungkinkan adanya pengembangan jenis aplikasi dan solusi dibandingkan dengan aplikasi perkantoran yang lama.
Keterangan foto: (ki-ka) Tom Karpowitz, Harry Kaligis dan Geordie Klueber, Senior Staff Engineer (foto: ash/inet)
Pro kontra dengan standarisasi ODF di instansi pemerintah. Diskusikan di detikINET Forum.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Harry Kaligis, General Manager Business Development PT Sun Microsystems Indonesia mengatakan, sampai dengan saat ini banyak institusi pemerintah yang tidak bertaruh dengan open access.
"Sementara untuk keputusan ODF menjadi standar pemerintah hanya masih sebatas spirit, atau katakanlah semangat untuk menjadi regulasi," ujarnya saat temu wartawan di Brasserie Restaurant Jakarta, Senin (5/5/2008).
Tom Karpowitz, Senior Staff Engineer EMEA Technical Office mengatakan, dengan memilih ODF sebagai standar, pemerintah tak perlu takut ketika di masa depan data elektroniknya bakal sulit dibuka.
"Jadi ketika di tahun-tahun mendatang perusahaan yang mengeluarkan data elektronik yang digunakan tiba-tiba tutup, bisa dibayangkan bagaimana repotnya untuk mengakses data lama tersebut," ujar Karpowitz.
Pihak Sun sendiri, telah mendatangi Depkominfo untuk coba meyakini pemerintah agar tidak ragu memilih ODF sebagai format standar. "Tanggapan mereka positif," tutur Karpowitz, ketika ditanya mengenai reaksi kominfo terkait kedatangan Sun tersebut.
ODF adalah dokumen dengan format file XML bagi aplikasi perkantoran yang digunakan bagi dokumen yang memiliki teks, lembar kerja, grafik dan komponen grafik lainnya.
Pada awalnya, spesifikasi dari ODF dikembangkan oleh Sun Microsystems, standar dokumennya sendiri berada di bawah pengawasan OASIS (Peganization for the Advancement of Structured Information Standards). ODF juga memungkinkan adanya pengembangan jenis aplikasi dan solusi dibandingkan dengan aplikasi perkantoran yang lama.
Keterangan foto: (ki-ka) Tom Karpowitz, Harry Kaligis dan Geordie Klueber, Senior Staff Engineer (foto: ash/inet)
Pro kontra dengan standarisasi ODF di instansi pemerintah. Diskusikan di detikINET Forum.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 16:20 WIB
Duh, Gampangnya Beli Ijazah Palsu di Internet
-
Selasa, 22/05/2012 13:25 WIB
Polisi Bongkar Pembuat Ijazah Palsu di www.ijazahaspal.com
-
Senin, 21/05/2012 12:49 WIB
Samsung Rayu Apple dengan Lisensi Silang
-
Minggu, 20/05/2012 11:08 WIB
Langgar Paten Microsoft, Ponsel Motorola Dicekal
-
Kamis, 17/05/2012 17:16 WIB
Kalah dari Apple, HTC Tunda Kapalkan Smartphone
-
Rabu, 16/05/2012 19:15 WIB
Polisi Gerebek Gudang Perakitan BlackBerry Ilegal di Pekanbaru
-
Rabu, 16/05/2012 14:10 WIB
Galaxy Tab Dicekal, Samsung: Klaim Apple Tak Berdasar!
-
Rabu, 16/05/2012 12:06 WIB
Wah! Apple Diizinkan Blokir Galaxy Tab
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 11:06 WIB
Provider ICT Mencari Tantangan Baru di Sektor Migas
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
-
210 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
73 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

