detikinet

NASA Kembangkan Satelit 5G Berbobot 5 Kg

Fino Yurio Kristo - detikinet
Senin, 28/04/2008 07:35 WIB

Ilmuwan dan Komponen Satelit (NASA)

Amerika - Lembaga antariksa Amerika Serikat, NASA (National Aeronautics and Space Administration) sedang mengembangkan satelit mini berteknologi nano demi kepentingan telekomunikasi masa depan.

Disebut satelit mini karena beratnya memang hanya antara 5 Kg sampai 50 Kg saja. Dinamakan 'nanostats', satelit tersebut dirancang untuk jaringan telekomunikasi 5G atau generasi kelima.

Seperti dikutip detikINET dari VNunet, Senin (28/4/2008), satelit mini ini dinyatakan mampu menangani traffic telepon, VoIP, video, data serta komunikasi nirkabel di berbagai penjuru dunia. Selain itu, 'nanostats' juga diklaim mampu melakukan observasi bumi.

Menurut salah satu Direktur NASA, Pete Worden, NASA menggandeng perusahaan pengembang teknologi nano Machine-to-Machine Intelligence Corp dalam produksi satelit mini namun cukup canggih itu.

"Satelit nano macam ini akan diproduksi massal dengan harga rendah," ungkap Geoff Brown, Chie Executive Machine-to-Machine Intelligence Corp.

NASA pun berharap berbagai perusahaan nantinya akan tertarik mengadopsi 'nanostats' karena meski berteknologi tinggi, harganya diklaim cukup terjangkau.

Mau diskusi soal teknologi telekomunikasi dan selular? Di detikINET Forum ada thread khususnya.


( fyk / dbu )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%