detikinet

'Keroyokan' Operator Tak Jadi Beli PJN

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Rabu, 23/04/2008 21:40 WIB

Basuki Yusuf Iskandar (rou/inet)

Jakarta - Operator yang tergabung dalam Asosiasi Kliring Trafik Telekomunikasi (Askitel) membatalkan rencananya mengakuisisi PT Pratama Jaringan Nusantara (PJN). Hal ini terjadi setelah pihak operator melakukan uji kelayakan.

"Hasil due-dilligence memutuskan Askitel tidak mengakuisisi PJN. Jika ditanya mengapa, saya tidak bisa mengungkap karena semua sudah dilaporkan ke Direktorat Jenderal Postel," kata Sekjen Askitel, Rahmat Djunaedi, di sela-sela Selular Forum, Gran Melia, Jakarta, Rabu (23/4/2008).

Lebih lanjut ia mengatakan, kegagalan akuisisi tersebut tidak akan mempengaruhi sistem kliring yang dilakukan operator. Selama ini, ujar Rakhmat, sistem yang ada sudah berjalan baik dengan Sistem Otomasi Kliring Interkoneksi yang dilakukan Askitel.

Pada 2006 lalu, ujarnya, operator melalui Askitel meraih pendapatan dari interkoneksi suara sebesar Rp 17,9 triliun.

"Dari awal, saya sudah menduga akuisisi akan gagal. Karena, bisnis utama operator bukan mengurus kliring dan terbukti tidak satu pun operator yang tergabung dalam Askitel memberikan restu untuk melakukan akuisisi," ujarnya

Terkait dengan sikap pemerintah yang memaksa menjalankan Sistem Kliring Trafik Telekomunikasi (SKTT) Rakhmat mengatakan akan menunggu langkah nyata dari regulator. "Semua ada jalur komunikasi untuk menyatakan keberatan. Jika tidak menguntungkan secara bisnis, kami harap pemerintah bisa mengerti," tukasnya.

Pada kesempatan yang berbeda, Basuki Yusuf Iskandar mengatakan sedang melakukan rapat pleno untuk mencari solusi soal kliring interkoneksi tersebut. "Yang pasti SKTT harus jalan pada Mei (2008) ini," tukasnya kepada detikINET, Rabu (23/4/2008).

Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, Direktur PJN, mengaku belum tahu soal keputusan Askitel untuk mengakuisisi. "Apapun keputusannya tidak apa-apa. Tidak jadi beli, ya tidak apa-apa. Yang penting bukan karena kami tidak punya uang atau keahlian teknis," ujar Mas Wig secara terpisah.

Pihak operator, menurut Mas Wig, sudah diberikan kesempatan untuk membeli saham PJN namun tidak diambil. Sementara PJN, siap beroperasi pada 1 Mei 2008.
( wsh / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%