detikinet

Regulator Dukung Pencabutan Frekuensi NTS Axis

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Rabu, 23/04/2008 10:59 WIB

Kamilov Sagala (ist)

Jakarta - Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) mendukung penuh usulan Panitia Kerja (Panja) Frekuensi DPR untuk mencabut sebagian frekuensi yang belum dioptimalkan PT Natrindo Telepon Seluler (NTS).

Anggota Komite BRTI Kamilov Sagala menandaskan demikian, mengingat dari 15 MHz frekuensi yang dikantungi, tak sampai 5 MHz yang mampu dioptimalkan penyelenggara seluler Axis tersebut sejak mendapatkan lisensi nasional pada 2003 silam.

"Kalau berbicara untuk kepentingan negara, frekuensi NTS yang nganggur memang sebaiknya disikat saja," ujarnya pada detikINET, Rabu (23/4/2008).

Menurut dia, dengan frekuensi 5 MHz saja, secara teknis NTS sejatinya sudah bisa melayani pelanggan sebanyak 7 juta. "Paling-paling dalam 2-3 tahun mereka cuma bisa dapat satu juta pelanggan saja. Jadi, sayang sekali frekuensinya. Sementara, operator lain sudah ke mana-mana," Kamilov menyesalkan.

Namun demikian, pencabutan frekuensi tak bisa dilakukan begitu saja mengingat audit frekuensi belum rampung digelar. Saat ini BRTI masih menunggu laporan lengkap dari seluruh operator penyelenggara seluler 3G, termasuk NTS, hingga akhir April 2008 ini.

"Begitu semua laporan tertulis sudah masuk, audit sudah bisa langsung dilakukan pada bulan Mei. Di situ, yang paling kita kejar ialah penyerapan produk lokal 35% dari anggaran belanja operator dan 1% untuk biaya riset dan pengembangan SDM lokal," pungkas Kamilov.
( rou / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%