detikinet

Blokir YouTube

Kasus Pakistan Nyaris Terulang di Indonesia

Wicaksono Hidayat - detikinet
Sabtu, 05/04/2008 14:31 WIB

Akses YouTube (wsh/inet)

Jakarta - Masih ingat pemblokiran YouTube oleh Pakistan? Ketika itu 2/3 internet dunia ikut kehilangan akses ke YouTube. Pasalnya, pemblokiran yang dilakukan Pakistan 'bocor' sehingga mempengaruhi akses internet di negara lain di Asia.

Di Indonesia kasus itu nyaris terulang pada Sabtu (5/4/2008). Dampaknya memang tidak ke negara lain, hanya saja aksi pemblokiran oleh satu pihak sempat memutus akses YouTube hampir ke semua pengakses internet di Indonesia.

Sebuah Internet Service Provider (ISP), yang tidak disebutkan namanya, mencoba melakukan pemblokiran pada YouTube untuk pelanggannya. Pemblokiran itu sesuai surat permintaan Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh untuk menutup seluruh situs dan blog yang memposting film Fitna.

Namun, aksi pemblokiran yang dilakukan ISP tersebut ternyata secara tidak sengaja berimbas kepada ISP lain yang terhubung melalui Open Internet Exchange Point (Open IXP). Walhasil, semua ISP yang terhubung ke Open IXP turut merasakan dampak matinya YouTube selama beberapa saat pada Sabtu (5/4/2008). Bahkan beberapa situs lain juga ikut terblokir.

Matinya akses ke YouTube melalui OpenIXP secara efektif mematikan akses YouTube dari Indonesia. Apa sebabnya? Berikut penjelasan singkatnya:

ISP di Indonesia hampir seluruhnya saling tersambung melalui titik pertukaran. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengelola titik pertukaran yang dikenal dengan nama Indonesia Internet Exchange (IIX). Selain melalui IIX, kebanyakan ISP juga tersambung ke titik pertukaran OpenIXP.

Nah, APJII pada Jumat (4/4/2008) telah secara resmi mengumumkan diblokirnya akses YouTube pada IIX. Artinya, ISP yang masih bisa mengakses YouTube melakukannya melalui jalur lain, salah satunya melalui OpenIXP.

Maka, ketika akses YouTube lewat OpenIXP juga terblokir, genaplah sudah seluruh titik pertukaran di Indonesia memblokir YouTube. Akibatnya akses ke YouTube dari Indonesia pun tak bisa dilakukan secara normal.

Apa pendapat Anda tentang pemblokiran YouTube? Diskusikan di detikINET Forum

( wsh / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%