http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Promosi Tarif Murah, 3 Operator Seluler Diawasi

Steven Lenakoly - detikinet
Jumat, 21/03/2008 10:58 WIB
http://us.images.detik.com/content/2008/03/21/328/nuhnelpon285.jpg Mohammad Nuh (inet)
Surabaya - Depkominfo saat ini sedang mengawasi tiga operator telepon seluler yang tengah gencar melakukan promosi tarif termurah. Pengawasan ini dilakukan agar nantinya promo tersebut tidak merugikan publik.

"Kami sedang watching tiga operator. Tidak perlu saya sebut, kan Anda udah tahu sendiri," ucap Menkominfo Mohammad Nuh kepada wartawan di RSU dr Soewandhie Jalan Tambah Rejo, baru-baru ini.

Menurutnya promo tersebut merupakan strategi marketing yang dilakukan oleh operator seluler menjelang pemberlakukan tarif interkoneksi 1 April mendatang. Atau dengan kata lain sedang melakukan pemanasan menyambut datangnya tarif interkoneksi.

Tarif interkoneksi, seperti diberitakan, akan menurunkan tarif telepon antara 5-40 persen dari tarif hari ini. Sehingga dianggap wajar jika sejak saat ini operator telepon seluler mempromosikan tarif murah.

Hanya saja yang menjadi catatan M. Nuh adalah apakah benar promo tarif termurah yang digeber operator telepon seluler itu akan sesuai dengan kenyataannya. Kalau benar, Depkominfo tidak mempermasalahkan. Namun kalau tidak sesuai dengan tarif yang dipromosikan, maka operator telepon seluler akan terkena peringatan.

"Masa baru berjalan sudah dilarang? Kan tidak baik. Biarkan saja berjalan, kalau tidak tertib akan saya cubit kupingnya," tambahnya. (stv/dwn)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!
Sponsored Link


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Pro Kontra Index »

Nokia Android bakal Menggigit?

Nokia resmi memperkenalkan tiga seri Nokia X yang sudah mengusung sistem operasi Android. Mampukah tiga ponsel kelas menengah itu menggaet perhatian pasar?
Pro
55%
Kontra
45%


Must Read close