detikinet

Amerika Geber Latihan Perang Cyber

Fino Yurio Kristo - detikinet
Sabtu, 15/03/2008 11:19 WIB

Ilustrasi (wingware)

Washington - Ancaman serangan cyber dirasa makin menghebat. Untuk itu, latihan simulasi perang cyber tengah digeber Amerika Serikat (AS). Dinyatakan, latihan simulasi perang cyber ini adalah yang terbesar sepanjang sejarah negeri itu.

AS memang beberapa kali terkena serangan cyber, sebagian besar diduga dilakukan China. Dikutip detikINET dari AFP, Sabtu (15/3/2008), latihan itu melibatkan pakar keamanan komputer dari berbagai negara seperti Inggris, Kanada dan Australia.

Diundang pula wakil 40 perusahaan swasta serta berbagai lembaga pemerintahan. Mereka disuguhi simulasi serangan cyber yang mungkin melanda target penting, dari sektor bisnis sampai sektor transportasi.

Robert Jamison, staff Lembaga Keamanan Negara memaparkan, latihan bertajuk 'Cyber Storm II' ini bertujuan meningkatkan kerja sama antara kalangan bisnis dan pemerintah dalam menangkal serangan cyber. Adapun sebelumnya, latihan 'Cyber Storm 1' telah diselenggarakan dua tahun lampau.

Berbagai macam simulasi serangan dilakukan, utamanya serangan canggih dan berskala besar. Misalnya ada simulasi serangan cyber terkoordinasi yang menghantam jaringan telekomunikasi negara.

Beberapa latihan bahkan melibatkan teknologi cyber rahasia AS yang dinamakan 'Einstein Program'. Teknologi ini dinyatakan mampu mendeteksi secara dini serangan yang terjadi pada jaringan komputer pemerintah AS secara otomatis.

( fyk / fyk )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%