Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Mau Kredit? Cukup Kirim SMS
Rabu, 12/03/2008 13:14 WIB

Ilustrasi (Ist.)
Stockholm - Berutang dalam jumlah sedikit kurang dari Rp 5 juta, kini bisa dilakukan cukup dengan mengirim SMS. Peminatnya pun membludak, terutama dari kaum muda.
Berutang via SMS itu kini sedang mewabah di Swedia dan juga negara-negara skandinavia, termasuk juga AS. Caranya? Cukup kirim SMS ke provider penyedia jasa kredit itu, dan tunggulah sekitar 15 menit. Uang dengan jumlah hingga 3.000 kronor atau sekitar US$ 500 atau sekitar Rp 4,5 juta pun akan segera masuk ke rekening Anda.
Debitur akan dikenai fee sebesar 500 kronor dengan bunga 50 kronor. Kredit itu harus dibayar dalam jangka waktu hanya 30 hari.
Kemudahan mendapatkan kredit via SMS itu mendapat respons yang luar biasa, terutama dari kaum muda. Mereka umumnya ingin mendapatkan uang dengan cepat untuk mengikuti gaya hidupnya tanpa pertimbangan apakah mampu membayar atau tidak.
"Kredit vis SMS ini sangat mudah dan cepat. Mereka (kaum muda) bereaksi sebelum mereka berpikir konsekuensinya. Merek ingin membeli baju, pergi ke bar, restoran dan jalan-jalan sekarang juga dan bukan sebulan atau dua bulan kemudian," ujar Amy Tran, pelajar berusia 20 tahun.
Agen pemulihan kredit macet Swedia, Kronofogden mencatat dari 20.000 kredit, sebanyak 35,9% diantaranya diberikan kepada kaum muda dengan usia 18-25 tahun.
"Inilah alasan agar kita lebih serius memperhatikan perkembangan ini," ujar pimpinan Lembaga Konsumen Swedia, Gunnar Larsson seperti dikutip dari AFP, Rabu (12/3/2008).
"Pinjaman itu berjangka waktu 1 bulan dan pada akhir bulan tentu saja tidak ada cukup uang untuk membayar kembali utang itu dan juga fee-nya," imbuh Larsson.
Penyedia jasa kredit via SMS memang kini membludak di Swedia. Mobillaan Sverige merupakan pemain pertama yang melemparkan program ini pada Maret 2006. Dan kini ada sekitar 30 perusahaan serupa yang beroperasi di Swedia. Iklan kredit via SMS pun bertebaran dimana-mana mulai dari stasiun, terminal hingga televisi.
Jika masyarakat senang, tidak demikian dengan pemerintah. Mereka cukup gusar karena dikhawatirkan bisa menjerat kaum muda dalam kredit macet. Untuk itu, para kreditor pun diminta untuk memperbaiki sistem pemberian kreditnya, dengan terlebih dahulu mengecek kemampuan kredit si debitor. Pasalnya, jumlah kredit kecil yang macet itu terus membubung.
"Bahaya utama dari sistem kredit yang mudah ini adalah memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan uang dengan sangat, sangat cepat yang menstimulasi langkah cepat tanpa berpikir," ujar Janne Aakerlund, juru bicara Kronofogden.
Namun Carl Rosenbaum, juru bicara Mobillian Sverige menolak kritik tersebut dan menilainya berlebihan. Ia menegaskan, program serupa juga ada di AS dan beberapa negara Eropa lainnya. Program tersebut diterima dengan baik oleh masyarakat Swedia yang dikenal dengan gaya hidup konsumtifnya serta paling cepat mengadopsi teknologi baru.
"Kesuksean besar itu mengejutkan pemerintah dan mereka tidak tahu bagaimana mengatasinya," ujar Rosenbaum.
Ia menegaskan, konsumennya rata-rata berusia 32 tahun dengan kondisi keuangan telah diteliti terlebih dahulu sebelum mendapatkan utang itu. Sementara tingkat kredit macetnya dibawah 2%.
"Angka ini lebih rendah dari perusahaan lain di pasar kredit yang tidak dijamin," ketusnya.
( qom / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Berutang via SMS itu kini sedang mewabah di Swedia dan juga negara-negara skandinavia, termasuk juga AS. Caranya? Cukup kirim SMS ke provider penyedia jasa kredit itu, dan tunggulah sekitar 15 menit. Uang dengan jumlah hingga 3.000 kronor atau sekitar US$ 500 atau sekitar Rp 4,5 juta pun akan segera masuk ke rekening Anda.
Debitur akan dikenai fee sebesar 500 kronor dengan bunga 50 kronor. Kredit itu harus dibayar dalam jangka waktu hanya 30 hari.
Kemudahan mendapatkan kredit via SMS itu mendapat respons yang luar biasa, terutama dari kaum muda. Mereka umumnya ingin mendapatkan uang dengan cepat untuk mengikuti gaya hidupnya tanpa pertimbangan apakah mampu membayar atau tidak.
"Kredit vis SMS ini sangat mudah dan cepat. Mereka (kaum muda) bereaksi sebelum mereka berpikir konsekuensinya. Merek ingin membeli baju, pergi ke bar, restoran dan jalan-jalan sekarang juga dan bukan sebulan atau dua bulan kemudian," ujar Amy Tran, pelajar berusia 20 tahun.
Agen pemulihan kredit macet Swedia, Kronofogden mencatat dari 20.000 kredit, sebanyak 35,9% diantaranya diberikan kepada kaum muda dengan usia 18-25 tahun.
"Inilah alasan agar kita lebih serius memperhatikan perkembangan ini," ujar pimpinan Lembaga Konsumen Swedia, Gunnar Larsson seperti dikutip dari AFP, Rabu (12/3/2008).
"Pinjaman itu berjangka waktu 1 bulan dan pada akhir bulan tentu saja tidak ada cukup uang untuk membayar kembali utang itu dan juga fee-nya," imbuh Larsson.
Penyedia jasa kredit via SMS memang kini membludak di Swedia. Mobillaan Sverige merupakan pemain pertama yang melemparkan program ini pada Maret 2006. Dan kini ada sekitar 30 perusahaan serupa yang beroperasi di Swedia. Iklan kredit via SMS pun bertebaran dimana-mana mulai dari stasiun, terminal hingga televisi.
Jika masyarakat senang, tidak demikian dengan pemerintah. Mereka cukup gusar karena dikhawatirkan bisa menjerat kaum muda dalam kredit macet. Untuk itu, para kreditor pun diminta untuk memperbaiki sistem pemberian kreditnya, dengan terlebih dahulu mengecek kemampuan kredit si debitor. Pasalnya, jumlah kredit kecil yang macet itu terus membubung.
"Bahaya utama dari sistem kredit yang mudah ini adalah memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan uang dengan sangat, sangat cepat yang menstimulasi langkah cepat tanpa berpikir," ujar Janne Aakerlund, juru bicara Kronofogden.
Namun Carl Rosenbaum, juru bicara Mobillian Sverige menolak kritik tersebut dan menilainya berlebihan. Ia menegaskan, program serupa juga ada di AS dan beberapa negara Eropa lainnya. Program tersebut diterima dengan baik oleh masyarakat Swedia yang dikenal dengan gaya hidup konsumtifnya serta paling cepat mengadopsi teknologi baru.
"Kesuksean besar itu mengejutkan pemerintah dan mereka tidak tahu bagaimana mengatasinya," ujar Rosenbaum.
Ia menegaskan, konsumennya rata-rata berusia 32 tahun dengan kondisi keuangan telah diteliti terlebih dahulu sebelum mendapatkan utang itu. Sementara tingkat kredit macetnya dibawah 2%.
"Angka ini lebih rendah dari perusahaan lain di pasar kredit yang tidak dijamin," ketusnya.
( qom / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
-
Jumat, 25/05/2012 18:07 WIB
Google+ Ingin Curi 'Mahkota' Flickr?
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
Jumat, 25/05/2012 08:51 WIB
BMW Punya 10 Juta Fans di Facebook
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Sabtu, 26/05/2012 14:45 WIB
Main Videogames Bisa Bikin Anak Balita Mimpi Buruk
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 11:06 WIB
Provider ICT Mencari Tantangan Baru di Sektor Migas
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
211 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
73 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)

