http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Akses Porno Bikin 84 Persen Bos Pecat Karyawan

Fino Yurio Kristo - detikinet
Jumat, 29/02/2008 08:34 WIB
http://us.images.detik.com/content/2008/02/29/398/aksespron2(inet).jpg Akses Porno (Inet.)
San Francisco - Penggunaan email dan internet yang sembarangan saat sedang bekerja, berpotensi besar membuat pekerja di Amerika Serikat (AS) dipecat dari jabatannya.

Sebuah survei besutan American Management Association (AMA) menemukan hasil, lebih dari seperempat bos mengaku memecat karyawan karena penyalahgunaan email. Sementara sepertiga bos juga menyatakan, tak segan memecat pekerjanya yang menyalahgunakan akses internet saat bekerja.

Sebanyak 84 persen bos yang memecat pekerjanya karena penyalahgunaan internet, menyatakan penyebab utamanya adalah karena pekerja mengakses konten porno. Adapun 62 persen bos memecat pekerja gara-gara mengirim email yang mengandung konten tidak pantas.

Perusahaan-perusahaan di AS memang mengkhawatirkan penyalahgunaan akses internet sehingga 66 persen menyatakan, mereka mengawasi akses internet pekerjanya. Pemakaian internet yang berlebihan pun juga dinyatakan berpotensi membuat karyawan dipecat dari jabatannya.

Seperti dikutip detikINET dari InfoWorld, Jumat (29/2/2008), kebanyakan perusahaan memberitahu karyawannya bahwa aktivitas online mereka diawasi. Survei AMA ini melibatkan 304 perusahaan AS, baik perusahaan skala besar maupun kecil.
(fyk/fyk)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!
Sponsored Link


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Nokia Android bakal Menggigit?

Nokia resmi memperkenalkan tiga seri Nokia X yang sudah mengusung sistem operasi Android. Mampukah tiga ponsel kelas menengah itu menggaet perhatian pasar?
Pro
56%
Kontra
44%


Must Read close