detikinet

Simalakama Telekomunikasi Berbasis Kabel

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Rabu, 27/02/2008 10:03 WIB

Menkominfo Mohammad Nuh (ash/inet)

Jakarta - Meski pembangunan sarana telekomunikasi berbasis kabel tembaga (copper wired) dianggap sudah ketinggalan zaman dan mahal biayanya, namun pemerintah tak jua berani memaksakan pembangunan kabel dengan infrastruktur serat optik.

"Fixed phone dengan copper wired itu sudah out of date dan costly. Namun, kalau operator dipaksa harus investasi menggunakan fibre optic tapi ROI (return of investment atau pengembalian nilai investasi)-nya tidak tercapai, kasihan juga," kata Menkominfo Mohammad Nuh usai Telecommunication Partnership Forum, di Hotel Shangri-La Jakarta, Selasa (26/2/2008).

Menurutnya, kabel dengan serat optik baru akan berfungsi secara optimal saat Indonesia telah memasuki era konvergensi telekomunikasi berbasis protokol internet beberapa tahun mendatang. "Pemanfaatan telepon kabel dengan serat optik mulai kita dorong melalui program USO (telepon pedesaan) nanti," kata Nuh.

Menteri sendiri mengaku tak ambil pusing mengenai platform pembangunan jaringan layanan, asalkan bisa berfungsi sebagai infrastruktur penghubung antarmasyarakat. "Tidak penting apakah itu fixed line atau seluler, kabel maupun nirkabel. Yang penting bisa buat komunikasi," tandasnya.
( rou / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%