detikinet

Apple Tergiur Bikin Konsol Game?

Fino Yurio Kristo - detikinet
Selasa, 12/02/2008 15:55 WIB

Ilustrasi (ist)

Jakarta - Bisnis konsol video game saat ini terlalu didominasi Nintendo, Sony dan Microsoft dengan produk-produk larisnya. Tak pelak, banyak pelaku bisnis elektronik tertarik menggoyang dominasi ketiganya. Demikian juga dengan raksasa komputer Apple yang dikabarkan sedang menggarap produk konsol game.

Kabar ini berhembus kencang karena Apple dilaporkan mendaftarkan berbagai paten berkaitan dengan perangkat game. Paten-paten ini didaftarkan pada tanggal 5 Februari 2008, di kantor Paten dan Hak Cipta Amerika Serikat. Seperti dikutip detikINET dari The Register, Selasa (12/2/2008), paten yang didaftarkan seperti mesin video game portabel dan baterai untuk konsol game.

Rumor tentang akan terjunnya Apple ke bisnis konsol game memang menimbulkan berbagai spekulasi. Apple dikabarkan akan membuat perangkat game portabel terlebih dahulu, untuk menyaingi produk serupa, misalnya seperti Nintendo DS atau Sony PSP.

Di samping adanya pendaftaran paten itu, Apple juga dilaporkan membuka sebuah lowongan pekerjaan di perusahaannya untuk posisi produsen atau developer game. Kandidat yang diterima akan diberi kesempatan untuk mengembangkan desain game. Melihat hal tersebut, tak menutup kemungkinan Apple memang akan berkompetisi di pasaran konsol game suatu saat nanti.
( fyk / fyk )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%