detikinet

Didepak Pelatih, Beckham Curhat via Blog

Fino Yurio Kristo - detikinet
Jumat, 08/02/2008 13:09 WIB

David Beckham (kjbeckett)

San Francisco - Lewat blog, orang sering mencurahkan perasaannya. Hal seperti ini juga dilakukan David Beckham, sang superstar sepakbola. Ia dilaporkan ngeblog di internet untuk mengungkapkan isi hatinya usai tersingkir dari skuad tim nasional Inggris.

David Beckham, mantan kapten timnas sepakbola Inggris ini memang tengah dirundung duka. Pasalnya, ia tidak dipanggil pelatih Fabio Capello memperkuat timnas Inggris saat melawan Swiss. Ia pun gagal menggenapi penampilannya bersama timnas untuk yang ke 100 kali.

"Kendati saya ditinggalkan dari skuad, namun saya menghormati Capello sebagai manajer dan menghormati keputusannya itu," tulis Beckham dalam blognya seperti dikutip detikINET dari Yahoo Sport, Jumat (8/2/2008).

"Dalam penjelasannya, Capello berkata bahwa saya tidak fit dan tidaklah adil memasukkan saya dalam skuad mengingat pemain lain telah berkompetisi sedemikian keras di klubnya untuk meraih tempat di timnas," tulis Beckham lagi.

Beckham memang sedang 'cuti' tidak bermain sepakbola karena kompetisi liga Amerika Serikat yang diikutinya bersama klub Los Angeles Galaxy sedang libur. Namun meski urung dipanggil timnas, Beckham menyatakan dalam blognya bahwa ia senang Inggris akhirnya mengalahkan Swiss, 2-1.

( fyk / fyk )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%