detikinet

Jika Yahoo-Microsoft Merger

Siapa yang Senang, Siapa yang Meringis?

Fransiska Ari Wahyu - detikinet
Jumat, 08/02/2008 09:47 WIB

Yahoo (siliconer)

Hongkong - Jika Yahoo menerima pinangan dari Microsoft, akan ada pihak yang menyambutnya dengan suka ria. Tapi ada pula pihak yang akan merasa tersayat. Pihak yang bergembira dengan kabar ini adalah Alibaba.com, sebuah perusahaan dari Hongkong, sedangkan pihak yang meringis adalah mesin cari China, Baidu.

Mengapa demikian? Ini semua lantaran Yahoo memiliki 39 persen hak kepemilikan atas Alibaba Group, yang menyediakan layanan e-commerce bagi perusahaan skala kecil menengah di China dan dunia.

Selama ini Baidu menyediakan layanan untuk properti MSN Microsoft. Namun jika rencana merger ini terealisasi, ada kemungkinan Microsoft akan mengalihkannya ke Alibaba grup. Ini tentu akan merugikan Baidu.

Harga saham Alibaba.com di Hongkong mengalami kenaikan dengan adanya rencana merger Microsoft-Yahoo ini, dan terus mengalami kenaikan hingga 17 persen. Sementara harga saham Baidu justru merosot 3,7 persen.

Seperti dikutip detikINET dari CNN, Jumat (8/2/2008), analis dari Deutsche Bank, Alan Hellawell menilai bahwa perpaduan Microsoft-Yahoo akan menciptakan sebuah persaingan sengit bagi Baidu.

Eric Wen, analis dari BNP Paribas Asia Securities, juga mengamini bahwa gabungan Microsoft-Yahoo akan meningkatkan persaingan di pasar mesin cari China, namun menurutnya akan sulit untuk menggeser dominasi Baidu, mengingat bahwa Baidu sudah merajai China.
( dwn / dwn )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%