Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Microsoft - Yahoo
Merger Takkan Selesaikan Masalah
Sabtu, 02/02/2008 14:12 WIB

ilustrasi (diolah/ist.)
Jakarta - Microsoft telah menawar Yahoo senilai US$ 44,6 miliar. Namun, merger keduanya belum tentu akan menyelesaikan masalah fundamental yang dihadapi Microsoft dan Yahoo, yakni menjegal dominasi Google di bisnis internet.
Tawaran tersebut bisa jadi memberikan keuntungan besar, tak hanya bagi Microsoft. Merger kedua raksasa TI itu justru akan menjadi hadiah yang menggembirakan bagi para pemegang saham Yahoo. Demikian dilansir Mercurynews dan dikutip detikINET, Sabtu (2/2/2008). Para investor tentunya akan bersorak kegirangan karena mimpi buruk mereka terkait manajemen Yahoo akan berakhir.
Belakangan, Yahoo disebut-sebut kewalahan membendung sepak terjang Google di bisnis iklan online. Yahoo bahkan telah mengumumkan untuk merumahkan 1.000 orang karyawannya agar kondisi keuangan perusahaan lebih sehat dan juga untuk memulihkan kepercayaan investor dalam membeli saham Yahoo.
Saham Yahoo jatuh 44% dalam dua tahun belakangan menjadi US$ 19,18. Jumat lalu, saham Yahoo tercatat melonjak drastis 48% menjadi US$ 28,35 menyusul merebaknya kabar Yahoo akan dibeli Microsoft. Para dewan direksi Yahoo diduga akan menyetujui rencana merger itu tanpa membantahnya mengingat harga saham perusahaan naik signifikan. Hal ini tentunya akan membuat para pemegang saham Yahoo berani menginvestasikan uangnya di perusahaan internet itu.
Katakanlah merger terjadi, duet Microsoft-Yahoo diperkirakan akan memiliki trafik web yang lebih besar dari Google. Dan hal ini pastinya akan menarik minat para pemasang iklan sehingga akan semakin menguatkan Yahoo.
Kombinasi Microsoft-Yahoo juga mendatangkan beberapa keuntungan lain. Yahoo masih menjadi Web portal terbaik dengan layanan My Yahoo-nya yang memiliki puluhan juta pelanggan loyal. Di lain sisi Microsoft, melalui sistem operasi Windows, menguasai hampir sebagian besar penggunaan sistem operasi komputer desktop. Microsoft dan Yahoo mungkin saja akan mengintegrasikan layanan terbaik mereka, misal mengintegrasikan Flickr dengan aplikasi Office untuk menyediakan platform internet dan PC.
Merger keduanya mungkin juga akan lebih menghemat keuangan perusahaan, di mana biaya untuk peralatan, tenaga kerja dan riset dan pengembangan bisa lebih ditekan.
Dilema
Namun yang perlu diperhatikan, merger Microsoft-Yahoo akan menimbulkan dilema besar yakni bagaimana meng-handle dua brand besar? Akan memakai Microsoft Hotmail atau Yahoo Mail? Live Search atau Yahoo Search? Jika Microsoft tetap memakai kedua brand itu, hal ini akan membuat pelanggan bingung dan mengurangi sinergi. Namun jika salah satu brand 'dibunuh', akan menjadi tidak adil bagi salah satu pihak (Microsoft atau Yahoo).
Satu lagi masalah yang akan dihadapi jika merger terjadi, bagaimana mengintegrasikan dua perusahaan yang sangat berbeda kultur dan filosofi bisnis. Microsoft adalah rajanya sistem operasi, sedangkan Yahoo bermain di Internet.
( dwn / dwn )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Tawaran tersebut bisa jadi memberikan keuntungan besar, tak hanya bagi Microsoft. Merger kedua raksasa TI itu justru akan menjadi hadiah yang menggembirakan bagi para pemegang saham Yahoo. Demikian dilansir Mercurynews dan dikutip detikINET, Sabtu (2/2/2008). Para investor tentunya akan bersorak kegirangan karena mimpi buruk mereka terkait manajemen Yahoo akan berakhir.
Belakangan, Yahoo disebut-sebut kewalahan membendung sepak terjang Google di bisnis iklan online. Yahoo bahkan telah mengumumkan untuk merumahkan 1.000 orang karyawannya agar kondisi keuangan perusahaan lebih sehat dan juga untuk memulihkan kepercayaan investor dalam membeli saham Yahoo.
Saham Yahoo jatuh 44% dalam dua tahun belakangan menjadi US$ 19,18. Jumat lalu, saham Yahoo tercatat melonjak drastis 48% menjadi US$ 28,35 menyusul merebaknya kabar Yahoo akan dibeli Microsoft. Para dewan direksi Yahoo diduga akan menyetujui rencana merger itu tanpa membantahnya mengingat harga saham perusahaan naik signifikan. Hal ini tentunya akan membuat para pemegang saham Yahoo berani menginvestasikan uangnya di perusahaan internet itu.
Katakanlah merger terjadi, duet Microsoft-Yahoo diperkirakan akan memiliki trafik web yang lebih besar dari Google. Dan hal ini pastinya akan menarik minat para pemasang iklan sehingga akan semakin menguatkan Yahoo.
Kombinasi Microsoft-Yahoo juga mendatangkan beberapa keuntungan lain. Yahoo masih menjadi Web portal terbaik dengan layanan My Yahoo-nya yang memiliki puluhan juta pelanggan loyal. Di lain sisi Microsoft, melalui sistem operasi Windows, menguasai hampir sebagian besar penggunaan sistem operasi komputer desktop. Microsoft dan Yahoo mungkin saja akan mengintegrasikan layanan terbaik mereka, misal mengintegrasikan Flickr dengan aplikasi Office untuk menyediakan platform internet dan PC.
Merger keduanya mungkin juga akan lebih menghemat keuangan perusahaan, di mana biaya untuk peralatan, tenaga kerja dan riset dan pengembangan bisa lebih ditekan.
Dilema
Namun yang perlu diperhatikan, merger Microsoft-Yahoo akan menimbulkan dilema besar yakni bagaimana meng-handle dua brand besar? Akan memakai Microsoft Hotmail atau Yahoo Mail? Live Search atau Yahoo Search? Jika Microsoft tetap memakai kedua brand itu, hal ini akan membuat pelanggan bingung dan mengurangi sinergi. Namun jika salah satu brand 'dibunuh', akan menjadi tidak adil bagi salah satu pihak (Microsoft atau Yahoo).
Satu lagi masalah yang akan dihadapi jika merger terjadi, bagaimana mengintegrasikan dua perusahaan yang sangat berbeda kultur dan filosofi bisnis. Microsoft adalah rajanya sistem operasi, sedangkan Yahoo bermain di Internet.
( dwn / dwn )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 09:48 WIB
m-Commerce Terus Melesat di Indonesia
-
Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Modal Pas-pasan, Tantangan Start Up Lokal
-
Kamis, 24/05/2012 15:11 WIB
Bos Sales BlackBerry Mengundurkan Diri
-
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
-
Rabu, 23/05/2012 20:11 WIB
Operator-Vendor Kolaborasi Kembangkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 18:09 WIB
Telkom Kucurkan USD 10 Juta Kembangkan Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 17:08 WIB
Penyelenggara Cloud Wajib Bangun Data Center di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 12:52 WIB
UKM Belum Melek Cloud Computing
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 11:06 WIB
Provider ICT Mencari Tantangan Baru di Sektor Migas
- Sabtu, 26/05/2012 11:43 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
207 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
72 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

