Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Margin Turun, Pendapatan Telkomsel Terus Naik
Kamis, 17/01/2008 10:02 WIB
Jakarta - Meskipun margin keuntungan Telkomsel tahun lalu turun 11%, namun bila dilihat dari sisi pendapatan, operator seluler terbesar di Indonesia itu tetap menangguk banyak.
Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja mengungkapkan, pendapatan yang berhasil diraih perusahaan pada 2007 lalu meningkat 24% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya naik 16%.
"Peningkatan revenue di 2008 saya rasa relatif sama dengan tahun lalu, sekitar 24%. Jumlah dari revenue-nya berapa, itu belum boleh di-disclosed," ujarnya di sela kongres Bridge Mobile Alliance yang berlangsung di Hotel Shangri La, Jakarta, Rabu (16/1/2008).
Menurut Kiskenda, keberhasilan Telkomsel dalam meningkatkan pendapatan, tak lain karena meningkatnya jumlah pelanggan yang di luar perkiraan target semula dan keberhasilan produk terbarunya dalam memikat pasar.
Pelanggan Telkomsel, lanjutnya, meningkat sekitar 12,2 juta dari 35,6 juta di akhir 2006 menjadi 47,8 juta pada akhir tahun lalu. Artinya, Telkomsel berhasil menjaring pelanggan baru lebih banyak dari target semula 9 juta pelanggan.
"Di 2008 ini target pelanggan baru tetap kita patok sekitar 9 juta pelanggan. Kami optimistis karena hingga hari ini saja, pelanggan kami telah bertambah 1,1 juta terhitung sejak awal tahun," tangkasnya.
Makin Pede
Sementara dari sisi produk, Kiskenda sangat gembira karena produk prabayar Simpati PeDe-nya dianggap telah lulus ujian terberat. "Kita telah lulus dalam meng-handle trafik dan tidak khawatir jaringan jeblok meskipun trafik yang kami tangani lebih tinggi dari Lebaran. Dari situ kita jadi tahu segmen dan area mana yang perlu diprioritaskan," tandasnya.
Secara keseluruhan akibat digebernya produk Simpati PeDe yang menawarkan skema tarif Rp 0,5 per detik setelah menit pertama, kata dia, trafik percakapan suara Telkomsel naik 70%-80%. "Bahkan di beberapa area naik 100%," tukas sang dirut.
Dengan dilancarkannya program tarif baru tersebut, Telkomsel pun bisa tetap menjaga tingkat pendapatan per bulan dari tiap pelanggannya (average revenue per user/ARPU) dengan kisaran Rp 78 ribu hingga Rp 83 ribu.
"ARPU di 2008 secara tradisional (layanan suara dan SMS) akan turun, namun akan kami amankan dengan bisnis lainnya," tandasnya.
Selain gencar memasarkan produk berbasis layanan suara, Telkomsel pun masih tetap aktif menggeber layanan seluler generasi ketiganya (3G). Layanan yang lebih fokus pada komunikasi data kecepatan tinggi tersebut ternyata cukup menguntungkan. Karena menurut Kiskenda, ARPU yang diraih Telkomsel setiap bulannya berkisar US$ 16.
"Hingga akhir 2007 pelanggan kami yang aktif menggunakan 3G sebanyak 1,5 juta dan HSDPA sekitar 70 ribu," katanya.
Artinya, kalau dihitung secara kasar, pendapatan yang diraih Telkomsel bisa lebih dari Rp 210 miliar per bulan. Itu pun cuma dari pelanggan 3G saja, belum HSDPA.
Pun, demi mengakomodir segala keperluannya di 2008 seperti peningkatan kualitas jaringan layanan dan pemasaran, Telkomsel pun menganggarkan belanja modal sebesar US$ 1,7 miliar. Dari alokasi dana tersebut, sebagian besar di antaranya dikhususkan untuk membangun 5.000 pemancar telekomunikasi (BTS) baru, termasuk untuk 3G. Sehingga di akhir 2008, BTS yang dimiliki bisa mencapai 25 ribu unit.
( rou / dwn )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja mengungkapkan, pendapatan yang berhasil diraih perusahaan pada 2007 lalu meningkat 24% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya naik 16%.
"Peningkatan revenue di 2008 saya rasa relatif sama dengan tahun lalu, sekitar 24%. Jumlah dari revenue-nya berapa, itu belum boleh di-disclosed," ujarnya di sela kongres Bridge Mobile Alliance yang berlangsung di Hotel Shangri La, Jakarta, Rabu (16/1/2008).
Menurut Kiskenda, keberhasilan Telkomsel dalam meningkatkan pendapatan, tak lain karena meningkatnya jumlah pelanggan yang di luar perkiraan target semula dan keberhasilan produk terbarunya dalam memikat pasar.
Pelanggan Telkomsel, lanjutnya, meningkat sekitar 12,2 juta dari 35,6 juta di akhir 2006 menjadi 47,8 juta pada akhir tahun lalu. Artinya, Telkomsel berhasil menjaring pelanggan baru lebih banyak dari target semula 9 juta pelanggan.
"Di 2008 ini target pelanggan baru tetap kita patok sekitar 9 juta pelanggan. Kami optimistis karena hingga hari ini saja, pelanggan kami telah bertambah 1,1 juta terhitung sejak awal tahun," tangkasnya.
Makin Pede
Sementara dari sisi produk, Kiskenda sangat gembira karena produk prabayar Simpati PeDe-nya dianggap telah lulus ujian terberat. "Kita telah lulus dalam meng-handle trafik dan tidak khawatir jaringan jeblok meskipun trafik yang kami tangani lebih tinggi dari Lebaran. Dari situ kita jadi tahu segmen dan area mana yang perlu diprioritaskan," tandasnya.
Secara keseluruhan akibat digebernya produk Simpati PeDe yang menawarkan skema tarif Rp 0,5 per detik setelah menit pertama, kata dia, trafik percakapan suara Telkomsel naik 70%-80%. "Bahkan di beberapa area naik 100%," tukas sang dirut.
Dengan dilancarkannya program tarif baru tersebut, Telkomsel pun bisa tetap menjaga tingkat pendapatan per bulan dari tiap pelanggannya (average revenue per user/ARPU) dengan kisaran Rp 78 ribu hingga Rp 83 ribu.
"ARPU di 2008 secara tradisional (layanan suara dan SMS) akan turun, namun akan kami amankan dengan bisnis lainnya," tandasnya.
Selain gencar memasarkan produk berbasis layanan suara, Telkomsel pun masih tetap aktif menggeber layanan seluler generasi ketiganya (3G). Layanan yang lebih fokus pada komunikasi data kecepatan tinggi tersebut ternyata cukup menguntungkan. Karena menurut Kiskenda, ARPU yang diraih Telkomsel setiap bulannya berkisar US$ 16.
"Hingga akhir 2007 pelanggan kami yang aktif menggunakan 3G sebanyak 1,5 juta dan HSDPA sekitar 70 ribu," katanya.
Artinya, kalau dihitung secara kasar, pendapatan yang diraih Telkomsel bisa lebih dari Rp 210 miliar per bulan. Itu pun cuma dari pelanggan 3G saja, belum HSDPA.
Pun, demi mengakomodir segala keperluannya di 2008 seperti peningkatan kualitas jaringan layanan dan pemasaran, Telkomsel pun menganggarkan belanja modal sebesar US$ 1,7 miliar. Dari alokasi dana tersebut, sebagian besar di antaranya dikhususkan untuk membangun 5.000 pemancar telekomunikasi (BTS) baru, termasuk untuk 3G. Sehingga di akhir 2008, BTS yang dimiliki bisa mencapai 25 ribu unit.
( rou / dwn )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 18:58 WIB
Indosat Siap Luncurkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 12:38 WIB
Telkom Kembangkan e-Gov Berbasis Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 11:12 WIB
Tender 3G Bisa Kembali Diundur Agar Tak Cacat Hukum
-
Senin, 21/05/2012 09:59 WIB
Kolom Telematika
Fenomena Social Networking
-
Senin, 21/05/2012 09:10 WIB
Lippo Luncurkan Satelit
-
Sabtu, 19/05/2012 14:26 WIB
Zuck Lebih Kaya dari Duo Pendiri Google
-
Sabtu, 19/05/2012 13:27 WIB
Duh, Angkasa Pura I Belum Miliki Izin Stasiun Radio
-
Sabtu, 19/05/2012 10:29 WIB
Musibah Sukhoi
Kominfo Enggan Berspekulasi Soal Interferensi Frekuensi
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 11:06 WIB
Provider ICT Mencari Tantangan Baru di Sektor Migas
- Sabtu, 26/05/2012 11:43 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
207 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
72 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)

