detikinet

Main Game Sebelum Umur 7 Tahun Rusak Otak Anak?

Fino Yurio Kristo - detikinet
Jumat, 11/01/2008 13:25 WIB

Ilustrasi (ist)

Las Vegas - Anak-anak seharusnya dilarang memainkan game komputer sampai mereka berusia 7 tahun. Pasalnya, game komputer diklaim bisa menyebabkan menurunnya tingkat perhatian anak sehingga nantinya bisa merusak kemampuan belajar mereka.

Fenomena ini dikemukakan Psikolog Pendidikan Jane Healy dalam konferensi para pakar industri teknologi mengenai perkembangan anak dan teknologi. Konferensi ini berlangsung di ajang pameran Consumer Electronic Show (CES) 2008 di Las Vegas, Amerika Serikat.

Jane mengemukakan, game komputer hanya mengembangkan bagian otak anak yang mengatur naluri 'berkelahi' atau 'melarikan diri'. Karenanya, Jane mengklaim bahwa main game menyebabkan otak anak tak berkembang sebagaimana seharusnya, bahkan mungkin mengakibatkan semacam gangguan perhatian.

Dia menandaskan, seharusnya para orang tua cukup bijaksana dengan tidak membiarkan anak-anak main game sebelum umur 7 tahun. Hal ini agar otak mereka punya cukup waktu untuk berkembang dengan normal.

Namun dalam konferensi yang sama, Alice Cahn dari perusahaan hiburan anak Cartoon Network berpendapat sebaliknya. Seperti dikutip detikINET dari News.com, Jumat (11/1/2008), ia mengatakan bahwa teknologi justru membawa manfaat besar bagi anak-anak.

( fyk / fyk )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%