Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Putra Bhutto Tebar Pesona di Internet
Kamis, 03/01/2008 17:53 WIB

Bilawal Bhutto Zardari (AFP)
Jakarta - Bilawal, putra Benazir Bhutto, didaulat menjadi pemimpin Partai Rakyat Pakistan menggantikan posisi ibunya. Dia mulai menjaring massa demi suara dalam pemilu. Internet pun digunakan.
Seperti kebanyakan pemuda, dia juga mempunyai akun di Facebook. Teman-teman di Facebook-nya cukup banyak, tercatat ada 1.200 orang. Demikian dilansir dari AFP, Kamis (3/12/2007).
Dalam pesannya di Facebook, ia menyatakan tak terlahir sebagai pemimpin. Sehingga harus belajar sebagai pemimpin. "Saya hanyalah seorang pelajar. Saya melakukan apa yang pelajar lakukan, membuat kesalahan, makan junk food, nonton Buffy (serial TV Amerika) dan yang lebih penting dari itu semua adalah belajar," tulis Bilawal.
Kata-kata Bilawal dalam pesannya itu mengasumsikan pemuda 19 tahun itu perlu banyak belajar tentang politik Pakistan yang ibarat sirkus berdarah. Demikian ujar pengamat politik Hasan Askari.
"Itu menunjukkan kerendahan hati dan pemuda belum lulus kuliah ini mengakui punya keterbatasan," ujar mantan Ketua Departemen Ilmu Politik Universitas Punjab Lahore.
Meski telah dikukuhkan menjadi pemimpin partai, namun pria beralis tebal ini akan tetap menyelesaikan pendidikannya di Universitas Oxford pada 2010. Sang ayah, Asif Ali Zardari akan menjalankan pekerjaan partai untuk sementara.
Internet rupanya media yang baik bagi Bilawal untuk menyerap massa dari kalangan pemuda. Di Facebooknya ada 12 fan site yang memberikan berbagai komentar pada Bilawal. "Jangan bunuh Bilawal Bhutto karena dia ganteng, ok?" demikian isi salah satu komentar.
"Orang muda Pakistan yang menggunakan internet bisa terangkul. Usaha Bilawal harus diapresiasi. Internet memang medium yang berkembang dan sangat efektif dalam meraih massa," ujar Facebooker Akbar Khan.
Apalagi, provider service menyatakan, 10 juta pemuda dari 160 populasi Pakistan, telah menggunakan internet. Sehingga bila internet turut digunakan sebagai media untuk menjaring massa adalah tindakan tepat.
Cara yang dilakukan Bilawal untuk merangkul massa ini merupakan hal baru. Sebab, ibu dan kakeknya, Benazir dan Zulfiqar Ali Bhutto menggunakan pidato publik untuk menggali massa bagi Partai Rakyat Pakistan.
"Kombinasi teknologi terkini dengan cara ortodok yang berarti komunikasi langsung dengan publik dalam bentuk pidato dan seminar dapat menjadi kunci sukses Bilawal," imbuh Khan.
Bisa Menjatuhkan
Namun Facebooker lainnya dari Pakistan yang juga peneliti dari Islamabad Minhaj ul Haque tidak setuju. Ada hal lain yang justru bisa memukul balik Bilawal.
"Pesan dari Bilawal seimbang, menjanjikan, dan cukup matang. Bilawal telah menuliskan pesannya dengan penuh perasaan sehingga menyentuh hati banyak orang," puji ul Haque.
"Saya melihat warnet di kota-kota kecil Pakistan dan banyak orang-orang muda yang kebanyakan pria menggunakannya," katanya.
Apa yang bisa menjadi serangan balik bagi Bilawal? Ditengarai, fotonya yang terpublikasikan di Facebook temannya bisa menjadi kerikil awal. Dalam foto itu, Bilawal tampak mengenakan pakaian setan bertanduk dengan riasan yang membuat wajahnya tampak kejam. Melihat itu, anggota suatu kelompok dalam grup di internet menulis: "Bilawal Bhutto Zardari? Dari mana dia?"
( nvt / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Seperti kebanyakan pemuda, dia juga mempunyai akun di Facebook. Teman-teman di Facebook-nya cukup banyak, tercatat ada 1.200 orang. Demikian dilansir dari AFP, Kamis (3/12/2007).
Dalam pesannya di Facebook, ia menyatakan tak terlahir sebagai pemimpin. Sehingga harus belajar sebagai pemimpin. "Saya hanyalah seorang pelajar. Saya melakukan apa yang pelajar lakukan, membuat kesalahan, makan junk food, nonton Buffy (serial TV Amerika) dan yang lebih penting dari itu semua adalah belajar," tulis Bilawal.
Kata-kata Bilawal dalam pesannya itu mengasumsikan pemuda 19 tahun itu perlu banyak belajar tentang politik Pakistan yang ibarat sirkus berdarah. Demikian ujar pengamat politik Hasan Askari.
"Itu menunjukkan kerendahan hati dan pemuda belum lulus kuliah ini mengakui punya keterbatasan," ujar mantan Ketua Departemen Ilmu Politik Universitas Punjab Lahore.
Meski telah dikukuhkan menjadi pemimpin partai, namun pria beralis tebal ini akan tetap menyelesaikan pendidikannya di Universitas Oxford pada 2010. Sang ayah, Asif Ali Zardari akan menjalankan pekerjaan partai untuk sementara.
Internet rupanya media yang baik bagi Bilawal untuk menyerap massa dari kalangan pemuda. Di Facebooknya ada 12 fan site yang memberikan berbagai komentar pada Bilawal. "Jangan bunuh Bilawal Bhutto karena dia ganteng, ok?" demikian isi salah satu komentar.
"Orang muda Pakistan yang menggunakan internet bisa terangkul. Usaha Bilawal harus diapresiasi. Internet memang medium yang berkembang dan sangat efektif dalam meraih massa," ujar Facebooker Akbar Khan.
Apalagi, provider service menyatakan, 10 juta pemuda dari 160 populasi Pakistan, telah menggunakan internet. Sehingga bila internet turut digunakan sebagai media untuk menjaring massa adalah tindakan tepat.
Cara yang dilakukan Bilawal untuk merangkul massa ini merupakan hal baru. Sebab, ibu dan kakeknya, Benazir dan Zulfiqar Ali Bhutto menggunakan pidato publik untuk menggali massa bagi Partai Rakyat Pakistan.
"Kombinasi teknologi terkini dengan cara ortodok yang berarti komunikasi langsung dengan publik dalam bentuk pidato dan seminar dapat menjadi kunci sukses Bilawal," imbuh Khan.
Bisa Menjatuhkan
Namun Facebooker lainnya dari Pakistan yang juga peneliti dari Islamabad Minhaj ul Haque tidak setuju. Ada hal lain yang justru bisa memukul balik Bilawal.
"Pesan dari Bilawal seimbang, menjanjikan, dan cukup matang. Bilawal telah menuliskan pesannya dengan penuh perasaan sehingga menyentuh hati banyak orang," puji ul Haque.
"Saya melihat warnet di kota-kota kecil Pakistan dan banyak orang-orang muda yang kebanyakan pria menggunakannya," katanya.
Apa yang bisa menjadi serangan balik bagi Bilawal? Ditengarai, fotonya yang terpublikasikan di Facebook temannya bisa menjadi kerikil awal. Dalam foto itu, Bilawal tampak mengenakan pakaian setan bertanduk dengan riasan yang membuat wajahnya tampak kejam. Melihat itu, anggota suatu kelompok dalam grup di internet menulis: "Bilawal Bhutto Zardari? Dari mana dia?"
( nvt / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
Jumat, 25/05/2012 08:51 WIB
BMW Punya 10 Juta Fans di Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Facebook Tak Berdaya Lawan Faceporn
-
Kamis, 24/05/2012 21:06 WIB
Yahoo Axis, Ketika Browser & Mesin Pencari Bergabung
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 11:06 WIB
Provider ICT Mencari Tantangan Baru di Sektor Migas
- Sabtu, 26/05/2012 11:43 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
207 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
72 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

