detikinet

Virus Baru Makin Perkasa, Anti Virus Makin Loyo

Fino Yurio Kristo - detikinet
Rabu, 26/12/2007 15:51 WIB

ilustrasi (diolah/ist.)

Jerman - Aplikasi anti virus makin keteteran dalam menghadapi serbuan virus komputer jenis baru. Hal ini disimpulkan dalam sebuah studi yang dibesut oleh majalah komputer Jerman, C't. Sebanyak 17 aplikasi anti virus terlibat dalam uji coba ini.

Dalam studi mereka yang akan dipublikasikan luas bulan Januari mendatang itu, majalah c't menggelontorkan lebih dari sejuta virus yang telah teridentifikasi dan beredar dalam enam bulan terakhir.

Dalam tes tersebut, Avira Antivir dan Gdata Antivirus 2008 berada di peringkat tertinggi karena mampu mengidentifikasi 99 persen dari kumpulan virus tersebut. Sementara Avast, AVG Anti Malware dan BitDefender juga mencapai hasil yang 'sangat memuaskan'.

Namun masalahnya, kebanyakan Antivirus gagal dalam tes berikutnya, yaitu mendeteksi keberadaan virus baru yang belum dikenali. Di awal 2007, rata-rata akurasi deteksi virus baru ini mencapai 40-50 persen. Namun dalam tes terbaru itu, akurasinya menurun hingga 20-30 persen. NOD32 dan BitDefender berada di peringkat atas dengan masing-masing 68 dan 41 persen akurasi deteksi.

Penurunan akurasi ini disinyalir karena pembuat virus makin profesional dalam usaha membobol pertahanan anti virus. Demikian seperti dikutip detikINET dari TheRegister, Rabu (26/12/2007).
( fyk / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%