detikinet

Terancam Peringatan Kedua

Bakrie Masih Enggan Bangun Telepon Umum

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Senin, 17/12/2007 16:37 WIB
Jakarta - Meski terancam kena peringatan kedua, PT Bakrie Telecom Tbk masih belum juga memenuhi kewajibannya membangun sarana telepon umum sesuai lisensi modern dan peraturan menteri terkait yang disepakati.

Wakil Dirut Bakrie Telecom Muhammad Buldansyah mengakui hingga saat ini pihaknya memang belum membangun telepon umum karena lebih memfokuskan penggelaran jaringan dan layanan tetap nirkabelnya di wilayah baru secara nasional.

"Masalah telepon umum masih kita diskusikan agar pelaksanaannya nanti tidak sia-sia. Yang penting kami tidak menolak, tetap commit dan comply sesuai aturan," ujarnya seusai peluncuran bundling handset terbaru Esia di Wisma Bakrie, Jakarta, Senin (17/12/2007).

Bakrie Telecom sendiri rencananya akan dipanggil oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) pada awal 2008 nanti untuk dievaluasi kembali tingkat kepatuhannya atas Kepmenhub No. 20/2001 dan 21/2001 tentang pemenuhan kewajiban pembangunan telepon umum bagi penyelenggara jaringan tetap lokal.

Dalam peraturan tersebut, operator pemegang lisensi jaringan tetap seperti Bakrie diwajibkan untuk mengalokasikan tiga persen dari kapasitas jaringannya yang terpasang untuk pembangunan fasilitas telepon umum.

Jika ditilik dari ucapan Dirut Bakrie Telecom sebelumnya yang mengatakan jaringan operator tersebut sanggup menampung hingga tujuh juta pelanggan hingga akhir tahun ini, artinya, ada sekitar 210 ribu kapasitas sambungan telepon yang seharusnya dialokasikan Bakrie untuk telepon umum.

Meski demikian, operator Esia dan Wifone yang telah mendapatkan peringatan pertama dari BRTI di pertengahan tahun ini, masih belum juga mengambil keputusan soal pembangunan telepon umum tersebut.

"Januari nanti (2008) akan kita evaluasi dan panggil lagi semua penyelenggara jaringan dan jasa telepon tetap yang punya kewajiban membangun telepon umum, apakah ada kemajuan atau tidak," ujar anggota BRTI Heru Sutadi. Menurutnya, sanksi denda dan peringatan akan tergantung dari hasil evaluasi tersebut.
( rou / rou )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%