Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Terancam Peringatan Kedua
Bakrie Masih Enggan Bangun Telepon Umum
Senin, 17/12/2007 16:37 WIB
Jakarta - Meski terancam kena peringatan kedua, PT Bakrie Telecom Tbk masih belum juga memenuhi kewajibannya membangun sarana telepon umum sesuai lisensi modern dan peraturan menteri terkait yang disepakati.
Wakil Dirut Bakrie Telecom Muhammad Buldansyah mengakui hingga saat ini pihaknya memang belum membangun telepon umum karena lebih memfokuskan penggelaran jaringan dan layanan tetap nirkabelnya di wilayah baru secara nasional.
"Masalah telepon umum masih kita diskusikan agar pelaksanaannya nanti tidak sia-sia. Yang penting kami tidak menolak, tetap commit dan comply sesuai aturan," ujarnya seusai peluncuran bundling handset terbaru Esia di Wisma Bakrie, Jakarta, Senin (17/12/2007).
Bakrie Telecom sendiri rencananya akan dipanggil oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) pada awal 2008 nanti untuk dievaluasi kembali tingkat kepatuhannya atas Kepmenhub No. 20/2001 dan 21/2001 tentang pemenuhan kewajiban pembangunan telepon umum bagi penyelenggara jaringan tetap lokal.
Dalam peraturan tersebut, operator pemegang lisensi jaringan tetap seperti Bakrie diwajibkan untuk mengalokasikan tiga persen dari kapasitas jaringannya yang terpasang untuk pembangunan fasilitas telepon umum.
Jika ditilik dari ucapan Dirut Bakrie Telecom sebelumnya yang mengatakan jaringan operator tersebut sanggup menampung hingga tujuh juta pelanggan hingga akhir tahun ini, artinya, ada sekitar 210 ribu kapasitas sambungan telepon yang seharusnya dialokasikan Bakrie untuk telepon umum.
Meski demikian, operator Esia dan Wifone yang telah mendapatkan peringatan pertama dari BRTI di pertengahan tahun ini, masih belum juga mengambil keputusan soal pembangunan telepon umum tersebut.
"Januari nanti (2008) akan kita evaluasi dan panggil lagi semua penyelenggara jaringan dan jasa telepon tetap yang punya kewajiban membangun telepon umum, apakah ada kemajuan atau tidak," ujar anggota BRTI Heru Sutadi. Menurutnya, sanksi denda dan peringatan akan tergantung dari hasil evaluasi tersebut.
( rou / rou )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Wakil Dirut Bakrie Telecom Muhammad Buldansyah mengakui hingga saat ini pihaknya memang belum membangun telepon umum karena lebih memfokuskan penggelaran jaringan dan layanan tetap nirkabelnya di wilayah baru secara nasional.
"Masalah telepon umum masih kita diskusikan agar pelaksanaannya nanti tidak sia-sia. Yang penting kami tidak menolak, tetap commit dan comply sesuai aturan," ujarnya seusai peluncuran bundling handset terbaru Esia di Wisma Bakrie, Jakarta, Senin (17/12/2007).
Bakrie Telecom sendiri rencananya akan dipanggil oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) pada awal 2008 nanti untuk dievaluasi kembali tingkat kepatuhannya atas Kepmenhub No. 20/2001 dan 21/2001 tentang pemenuhan kewajiban pembangunan telepon umum bagi penyelenggara jaringan tetap lokal.
Dalam peraturan tersebut, operator pemegang lisensi jaringan tetap seperti Bakrie diwajibkan untuk mengalokasikan tiga persen dari kapasitas jaringannya yang terpasang untuk pembangunan fasilitas telepon umum.
Jika ditilik dari ucapan Dirut Bakrie Telecom sebelumnya yang mengatakan jaringan operator tersebut sanggup menampung hingga tujuh juta pelanggan hingga akhir tahun ini, artinya, ada sekitar 210 ribu kapasitas sambungan telepon yang seharusnya dialokasikan Bakrie untuk telepon umum.
Meski demikian, operator Esia dan Wifone yang telah mendapatkan peringatan pertama dari BRTI di pertengahan tahun ini, masih belum juga mengambil keputusan soal pembangunan telepon umum tersebut.
"Januari nanti (2008) akan kita evaluasi dan panggil lagi semua penyelenggara jaringan dan jasa telepon tetap yang punya kewajiban membangun telepon umum, apakah ada kemajuan atau tidak," ujar anggota BRTI Heru Sutadi. Menurutnya, sanksi denda dan peringatan akan tergantung dari hasil evaluasi tersebut.
( rou / rou )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 18:58 WIB
Indosat Siap Luncurkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 12:38 WIB
Telkom Kembangkan e-Gov Berbasis Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 11:12 WIB
Tender 3G Bisa Kembali Diundur Agar Tak Cacat Hukum
-
Senin, 21/05/2012 09:59 WIB
Kolom Telematika
Fenomena Social Networking
-
Senin, 21/05/2012 09:10 WIB
Lippo Luncurkan Satelit
-
Sabtu, 19/05/2012 14:26 WIB
Zuck Lebih Kaya dari Duo Pendiri Google
-
Sabtu, 19/05/2012 13:27 WIB
Duh, Angkasa Pura I Belum Miliki Izin Stasiun Radio
-
Sabtu, 19/05/2012 10:29 WIB
Musibah Sukhoi
Kominfo Enggan Berspekulasi Soal Interferensi Frekuensi
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 11:06 WIB
Provider ICT Mencari Tantangan Baru di Sektor Migas
- Sabtu, 26/05/2012 11:43 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
207 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
72 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)

