detikinet

Wikipedia Dukung Ideologi Nazi?

Fransiska Ari Wahyu - detikinet
Sabtu, 08/12/2007 13:14 WIB

Screenshoot Wikipedia

Berlin - Wakil pemimpin partai Kiri Jerman, Katina Schubert, memandang bahwa penggunaan simbol grup fasis Jerman masa lalu Nazi di Wikipedia, telah melampaui batas. Oleh karena itu, Schubert mengajukan tuntutan pada situs ensiklopedi online tersebut.

Schubert berharap tindakannya menuntut Wikipedia akan memancing debat publik tentang sejauh mana internet seharusnya diizinkan membantu pendukung kaum ekstrimis, anti Semit (Yahudi) dan ideologi rasis, demikian seperti dikutip detikINET dari Zdnet, Sabtu (8/12/2007).

"Ini bukan masalah pembatasan kebebasan berpendapat, tapi berbicara
tentang batas kewajaran (penggunaan simbol Nazi-red). Ada tanda-tanda bahwa neo Nazi mencoba mengambil keuntungan dari sini. Hal ini harus segera dihentikan," tandas Schubert.

Namun sebagian pihak menentangnya. Arne Klempert, juru bicara Wikimedia Jerman, sebuah organisasi yang mempromosikan kamus internet menolak tuntutan ini. Ia menganggap bahwa meski simbol Nazi di Jerman adalah ilegal, simbol ini dapat digunakan untuk kepentingan pendidikan dan seni seperti yang dilakukan Wikipedia.

Schubert juga mendapat serangan dari rekan separtainya. "Katina Schubert tidak paham tentang mekanisme kerja yang berlaku di Wikipedia," ujar Heiko Hilker, seorang ahli media partai Kiri.


( fyk / fyk )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%