detikinet

Beatles Siap Online-kan Karyanya

Ardhi Suryadhi - detikinet
Senin, 19/11/2007 11:11 WIB

The Beatles (getty images)

Inggris - Seluruh karya band legendaris asal Inggris, The Beatles, bakal ditempatkan dalam katalog online. Hal ini direncanakan akan terealisasi dalam 12 bulan ke depan.

Sir Paul McCartney, salah satu punggawa Beatles yang masih hidup mengatakan, semua sesuatunya kini tengah dalam tahap persiapan dan siap untuk diluncurkan.

"Mungkin ada satu dua hal yang masih mengganjal, namun saya kira sebentar lagi akan selesai. Saya sangat yakin semuanya akan selesai di tahun depan," ujarnya kepada Billboard, yang dikutip detikINET dari Vnunet, Senin (19/11/2007).

McCartney meyakini langkah yang diambil pihaknya untuk menempatkan seluruh karya Beatles di dunia maya sebagai sesuatu yang tepat. Sebelumnya, Elton John pun telah melakukan langkah serupa untuk menempatkan album-albumnya secara online.

Hal itu ia tempuh untuk 'mengawetkan' karyanya agar tak usang dimakan zaman. Pasalnya, cara ini mampu untuk menampung dan menyimpan data yang sangat besar, sehingga cocok bagi para penyanyi yang sudah memiliki koleksi lagu yang cukup banyak seperti Beatles.

McCartney sebenarnya sudah berharap katalog online Beatles ini terealisasi ketika Apple Records yang mereka kelola tengah bersengketa dengan Apple Comp pada 2006. Saat itu, keduanya bersengketa pada penggunaan merek 'Apple'.

( ash / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%