detikinet

Situs Bencana DKI Jakarta Kena 'Bencana' Cyber

Ardhi Suryadhi - detikinet
Senin, 12/11/2007 14:53 WIB

Screenshot crisiscenter.jakarta.go.id tidak bisa diakses

Jakarta - Situs Crisis Center DKI Jakarta yang beralamat di http://crisiscenter.jakarta.go.id/ tengah kritis. Situs tersebut seakan mati dan tak bisa diakses. Ketika disambangi detikINET, Senin (12/11/2007), situs milik pemerintah propinsi DKI Jakarta ini diketahui telah menjadi korban keusilan dedemit dunia maya. Si pelaku menyebut dirinya 'GUITARFREAK'. Sama seperti beberapa hacker lain, ia sengaja melakukan hal ini untuk memperingatkan administrator untuk meningkatkan sistem keamanan situsnya. "Why GUITARFREAK deface this domain??? it is because of this web had bad security,so for the admin please learn more OK,,thankz for all my pRenT," tulis si pelaku. Alhasil, konten situs tersebut kini tidak bisa diakses sama sekali. Padahal situs ini seyogyanya dihadirkan untuk memberikan informasi kepada masyarakat perihal bencana yang mengancam DKI Jakarta serta penanggulangannya. Terlebih, beberapa wilayah di ibu kota negara kita ini mulai diancam bencana banjir. Sehingga pastinya kebutuhan informasi masyarakat terkait hal ini pun menjadi tersendat. Belum diketahui sejak kapan situs ini tidak bisa beroperasi. Namun salah satu pembaca detikcom, Riyadi menuturkan, hal serupa pernah terjadi terhadap situs ini pada Agustus lalu.
( ash / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%