detikinet

Nokia-Siemens Masih Lengket atau Mau Cerai?

Fransiska Ari Wahyu - detikinet
Senin, 08/10/2007 10:07 WIB
Jakarta - Siemens dikabarkan berniat melepaskan 50 persen saham dari Nokia Siemens Network. Ini dilakukan setelah Peter Loescher, Chief Executive yang baru menjalani peninjauan aset bakal memutuskan untuk memangkas aset-aset yang bukan inti bisnis Siemens. Jika kabar itu benar, nantinya Nokia akan 'dipaksa' bekerja sama dengan partner lain, atau memilih untuk mengeluarkan sekitar 10 miliar euro (US$14 miliar) untuk membayar saham Siemens. Perjanjian kerjasama Siemens dengan Nokia diawali secara resmi pada bulan April 2007. Seperti dikutip detikINET dari Reuters, Senin (8/10/2007), Kepala Keuangan Nokia, Rick Simonson mengatakan bahwa perusahaan ini terikat dalam kerjasama selama 6 tahun. Namun ini bukan berarti kedua rekanan itu tak bisa 'bercerai'. "Partner kerja sama dapat segera melepaskan diri, jika mereka telah berhasil mencapai kesepakatan," ujar sumber lainnya. Media Jerman dan spekulasi pasar mengatakan bahwa jika Siemens benar-benar 'menceraikan' Nokia, ini akan menjadi kerja sama tersingkat yang pernah dilakukan oleh Siemens. Di bulan Juni 2006, pihak Nokia dan Siemens sepakat untuk melakukan join venture dengan proporsi 50:50, atau senilai 25 miliar euro (US$35,2 miliar) untuk mendapatkan keuntungan dari jaringan komunikasi tersebut. Tahun ini, kerjasama tersebut telah meningkatkan aset dan berhasil mencapai target sebesar 1.5 miliar euro setiap tahunnya hingga akhir tahun depan.
( wsh / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%