detikinet

Google Ungkap Calon 'Pembunuh' Power Point

Fransiska Ari Wahyu - detikinet
Rabu, 19/09/2007 08:30 WIB

Screenshot Google Docs Presentation

California - Rupanya Google Inc tak mau kalah dengan Microsoft. Perusahaan raksasa ini serius berupaya menyaingi produk Microsoft Office dengan versi online, kini program presentasi mirip Power Point milik Microsoft pun ditawarakan. Seperti yang dilansir detikINET dari Associated Press, Rabu (19/9/2007), software ini diperkenalkan sekitar 5 bulan setelah Chief Executive Google, Eric Schmidt mengumumkan bahwa Google akan menambah aplikasi pada software-nya. Program baru ini akan tergabung dalam paket software online cuma-cuma Google, yang disebut "Google Docs". Perusahaan ini akan menjual versi berbayar untuk kepentingan bisnis, universitas dan agen pemerintah, dengan biaya US$50 per orang tiap tahunnya. Sebagaimana Power Point, software presentasi Google Docs juga memungkinkan pengguna untuk berkreasi dengan serangkaian slide untuk memadukan teks dan gambar. Presentasi dalam Google Docs juga bisa ditayangkan secara online dan disaksikan oleh pengguna internet lain. Selain presentasi, Google Docs juga memiliki kemampuan pengolah kata (seperti Microsoft Word) dan spreadsheet (layaknya Microsoft Excel). Google pun memiliki aplikasi kalender serta e-mail online yang bisa jadi bakal menyaingi Microsoft Outlook.
( wsh / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%