http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png

 
 

Kontennya Dihapus YouTube, Komunitas Gay Protes

Fino Yurio Kristo - detikinet
Selasa, 11/09/2007 15:41 WIB
http://us.images.detik.com/content/2007/09/11/398/gay.jpg Ilustrasi (ist.)
Jakarta - Situs berbagi video populer YouTube diprotes keras karena disinyalir kuat, mereka menghapus konten video yang menunjukkan dua remaja gay, Luke dan Noah berciuman selama lima detik dari situsnya. Menurut media EDGE Boston, video ini diposting ke YouTube sebagai bukti akan adanya hubungan istimewa antara pasangan ini. Maka, komunitas gay pun memprotes YouTube, mengkritik penghapusan video ini. Menurut mereka, ketika berbagai video kekerasan juga masih bertaburan di YouTube, video gay seharusnya juga diizinkan di sana. YouTube yang merupakan milik perusahaan mesin cari internet Google sendiri tak menyebutkan bahwa konten gay terlarang dan tidak boleh dipasang di situsnya. Maka, karena video ciuman gay tersebut sulit dikategorikan sebagai pornografi yang memang dilarang di YouTube, disinyalir ada alasan penghapusan yang lain. "Google sebagai pemilik YouTube seharusnya mengingatkan agar 'anaknya' ini melakukan keadilan. YouTube seharusnya memiliki empati dan simpati terhadap sesama manusia. Kami terganggu dengan tiadanya hormat terhadap para remaja gay dari YouTube," demikian protes dari Xavier Francis, seorang aktivis gay seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Selasa (11/9/2007). (fyk/dbu)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Rudiantara Cocok Jadi Menkominfo?

Dengan latar belakanganya sebagai seorang profesional di industri telekomunikasi, Rudiantara dianggap pas menempati kursi menkominfo. Lantas, bagaimana dengan Anda, apa berpendapat sama?
Pro
73%
Kontra
27%


Must Read close