detikinet

Razia Chip Nasional Halau Game Bajakan

Fino Yurio Kristo - detikinet
Kamis, 02/08/2007 16:00 WIB

Razia Bajakan di Hong Kong (AFP/Ira Chaplain)

Los Angeles - Amerika Serikat pun ternyata direpotkan dengan peredaran game bajakan dan alat-alat untuk membuatnya. Maka, otoritas pemerintah Amerika Serikat melakukan operasi besar-besaran secara nasional. Target operasi ini adalah untuk memotong jalur penjualan dan distribusi chip (mod chip) serta peralatan elektronik yang dimodifikasi sehingga bisa digunakan untuk memainkan video game bajakan pada konsol game. Sebanyak 32 operasi di 16 negara bagian termasuk California, Florida, Hawaii dan New York dilaksanakan oleh agen federal. "Investigasi ini menunjukkan aksi nasional terbesar dalam memerangi aktivitas ilegal," sebut pernyataan US Immigration and Customs Enforcement seperti dikutip detikINET dari AFP, Kamis (2//8/2007). Disebutkan bahwa chip dan peralatan elektronik ilegal ini memungkinkan penggunanya memainkan game bajakan di konsol video game seperti Sony Playstation 2, Microsoft Xbox maupun Nintendo Wii. Target utama investigasi ini adalah mereka yang terlibat dalam aktivitas impor, instalasi, penjualan, dan distribusi alat-alat produksi luar negeri yang diselundupkan ke Amerika Serikat tersebut. Menurut lembaga perdagangan AS, pembajakan mengakibatkan kerugian ekonomi antara 200 sampai 250 miliar dollar per tahun di negara adidaya itu.
( fyk / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%