detikinet

Pelaku Razia Software Bajakan di Hotel Sultan Masih Misteri

Ni Ketut Susrini - detikinet
Senin, 07/05/2007 12:40 WIB
Jakarta - Hotel yang dideskripsikan oleh sumber detikINET sebagai hotel berinisial SN dan berlokasi di depan kantor Polda Metro Jaya, menjadi obyek aksi razia software yang dilakukan oleh polisi. Meski benar adanya aksi razia tersebut, sejumlah pihak ternyata tak mengetahuinya. Kejadian razia itu sendiri, menurut sumber, terjadi pada pertengahan April 2007 belum lama berselang. Saat dikonfirmasi belum lama berselang, salah seorang pejabat di Hotel Sultan (dahulu Hotel Hilton) memang tak menampik adanya sejumlah polisi yang telah datang ke kantornya dan melakukan pemeriksaan terhadap komputer-komputer. Pihak Business Software Alliance (BSA) ketika dihubungi detikINET, Senin (7/5/2007), menyatakan tidak tahu menahu hal tersebut. "Saya tidak tahu soal (adanya) razia (software) di Hotel Sultan," kata Donny A. Sheyoputra, perwakilan BSA di Indonesia. Diangkut Menurut sumber detikinet, sejumlah komputer dari yang digunakan oleh engineering hingga resepsionis diangkut semua oleh polisi menggunakan truk. "Hanya disisakan satu saja, yaitu laptop yang menggunakan Apple," ujar sumber tersebut. Benarkah ada komputer yang diangkut? Sayangnya, pejabat Hotel Sultan yang tak ingin disebutkan identitasnya tersebut menolak untuk memberikan keterangan lebih lanjut. Pihaknya baru akan angkat bicara lebih lanjut setelah ada perkembangan hukum lebih lanjut terkait dengan kejadian razia tersebut. Sehingga saat berita ini diturunkan, belum ada kejelasan mengenai sejumlah komputer yang dikabarkan diangkut. Tidak Tahu Ketidak-tahuan BSA tersebut tentu cukup mengherankan, mengingat biasanya aksi razia software biasanya kerap melibatkan institusi yang dibentuk dan diberi tugas oleh sejumlah vendor software kenamaan untuk berurusan dengan masalah penegakan hak cipta software tersebut. Apalagi target razianya kali ini adalah institusi dengan kaliber internasional, setidaknya ketika masih menyandang nama 'Hilton', yang notabene adalah jaringan hotel internasional berbintang lima. Tetapi bukan hanya pihak BSA saja yang tak mengetahui kejadian tersebut. Kombes Polisi Sigit Sudarmanto, Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, ketika dihubungi beberapa hari lalu, pun senada dengan BSA. Memang dirinya membenarkan bahwa soal razia software di wilayah Jakarta adalah berada di bawah kewenangannya. Namun terkait dengan razia di Hotel Sultan, dia belum mengetahuinya, "Saya tidak tahu soal itu," ujarnya. Ketika hari ini dihubungi kembali, Sigit tampaknya sedang di tengah rapat dan tak bisa leluasa untuk menjawab pertanyaan. "Hubungi saya lagi nanti jam tiga," demikian pintanya. Jadi, siapa yang melakukan razia software di Hotel Sultan tersebut, masih misteri.
( nks / dbu )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%