detikinet

Orangutan Sumatera Main Video Game di Atlanta

Lathiefa Nur Ilma - detikinet
Jumat, 13/04/2007 13:41 WIB

Madu, orangutan Sumatera yang sedang bermain games (ABCNews)

Atlanta - Melihat orang-orang mulai dari usia balita hingga dewasa bahkan tua, sedang bermain video game bukanlah hal istimewa. Video game memang untuk semua kalangan. Namun, bagaimana kalau pemainnya adalah seekor orangutan Sumatera? Di kebun binatang Atlanta, para peneliti binatang menggunakan video game untuk menguji kemampuan kognitif orangutan Sumatera, seperti kemampuan belajar, berpikir dan mengingat. Data yang didapat akan diserahkan kepada para peneliti di kebun binatang dan rekanan proyek yang tergabung dalam Atlanta's Center for Behavioral Neuroscience. Menurut Elliot Albers dari Center for Behavioral Neuroscience, data tersebut membantu peneliti untuk mempelajari tentang pola sosialisasi dan kehidupan orangutan seperti mimik dan guratan wajah. Para peneliti sendiri berharap, data yang terkumpul dari kegiatan ini dapat merujuk pada strategi konservasi baru demi menyelamatkan 37 ribu orangutan yang hidup tersebar di pulau Kalimantan dan Sumatera. "Jika kami lebih tahu tentang proses kognitif orangutan, kami akan lebih tau apa yang mereka butuhkan untuk bertahan di alam liar," ujar Tara Stoinski, manajer rekanan konservasi untuk kebun binatang. "Harapan kami, primata tersebut nantinya dapat menemukan sumber makanan dengan lebih mudah," ujar Albers. Saat ini dua ekor orangutan Sumatera dilibatkan dalam penelitian ini. Kedua orangutan ini bernama Bernas empat tahun dan induknya, Madu. ABCNews yang dikutip detikINET, Jumat (13/4/2007) melansir, video game khusus orangutan ini dirancang dalam bentuk layar sentuh yang ditanam dalam sebuah bangunan yang mirip pohon. Bentuk ini diusahakan semirip mungkin dengan habitat asli orangutan sehingga mereka betah berada di sana. Dalam sebuah game, primata tersebut memasangkan antara suara binatang dengan foto pemilik suara tersebut. Jika benar, sang pemain mendapat hadiah makanan. Pada game lain, orangutan dituntun untuk menggambar di atas layar sentuh dengan menggerakkan tangan serta bagian tubuh lain. Hasil gambar mereka yang berwarna-warni pun dipamerkan untuk para pengunjung kebun binatang. Bagian menarik dari penelitian ini adalah pengunjung dapat menyaksikan permainan yang dilakukan orangutan tersebut. Pihak kebun binatang sendiri berharap, tontonan ini akan meningkatkan kesadaran akan populasi orangutan yang terancam punah, serta menunjukkan bahwa primata itu memiliki kecerdasan. Penelitian ini menggunakan komputer video game yang merupakan hibah dari IBM. Para sukarelawan dari 'Big Blue' tersebut menghabiskan waktu hampir 500 jam dalam mengembangkan sistem ini. Selain di Atlanta, penelitian serupa juga dilakukan di National Zoo di Washington D.C. dan Lincoln Park Zoo di Chicago, Amerika Serikat.
( lni / nks )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%