http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png

Apricot Cocktail

'Jakarta Macet? Lakukan Saja Remote Working'

Donny B.U. - detikinet
Selasa, 27/02/2007 11:03 WIB
http://us.images.detik.com/content/2007/02/27/450/ceoforum.jpg CEO Forum APRICOT 2007 (dbu/inet)
Nusa Dua, Bali - Jakarta memang bandarnya kemacetan lalu-lintas di Indonesia. Banyak biaya yang harus terbuang percuma oleh para komuter yang bekerja di Jakarta, hanya untuk ongkos transportasinya saja. Managing Director Cisco Systems Indonesia Irfan Setiaputra menegaskan hal tersebut, ketika menyampaikan masukannya pada CEO Forum APRICOT 2007 di Nusa Dua, Bali. Menurut Irfan, seharusnya teknologi Internet sudah dapat difungsikan untuk mengadakan berbagai efisiensi dalam bisnis. "Salah satunya adalah dengan melakukan remote working. Teknologi Internet memungkinkan hal tersebut," ujar Irfan. Ditambahkan pula olehnya, dengan menjalankan budaya kerja remote working, maka akan terjadi penghematan yang signifikan, khususnya untuk menyiasati macetnya jakarta. Selain itu, Irfan juga mengajak para komunitas Internet di Indonesia untuk terus menyosialisasikan peran dan manfaat Internet kepada masyarakat luas. "Penyebaran informasi tentang manfaat Internet perlu ditingkatkan, agar makin banyak masyarakat yang bisa mendapatkan manfaat (dari Internet)," ajak Irfan. Dalam CEO Forum tersebut, turut hadir pula Menkominfo Sofyan Djalil yang didampingi pula oleh Ketua APJII Sylvia Sumarlin, Ditjen Postel Basuki Yusuf Iskandar dan Dewan Pengurus Harian MASTEL Brata T. Hardjosubroto. Sofyan pun mengamini hal yang disampaikan oleh Irfan tersebut. "Remote working dapat menjadi solusi untuk menyiasati kemacetan di Jakarta," tegas Sofyan. Laporan khusus dari ajang APRICOT 2007 ini didukung oleh: (dbu/dbu)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Pro Kontra Index »

Permen Situs Negatif, Menurut Anda?

Pro kontra Permen Kominfo no 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif terus mengemuka. Lantas bagaimana dengan Anda terkait kehadiran Permen yang mengatur tata cara pelaporan situs yang masuk daftar hitam sensor Trust+ Positif ini?
Pro
25%
Kontra
75%


Must Read close