detikinet

Perbankan Indonesia akan Hentikan Investasi TI

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Selasa, 13/02/2007 20:02 WIB

Antri ATM (ist)

Jakarta - Perbankan di Indonesia akan menghentikan investasi teknologi informasi (TI) dan menyerahkan pengelolaannya ke pihak ketiga yang menyediakan jasa TI. Jadi perbankan bisa memilih penyedia jasa layaknya pengguna seluler memilih operator telekomunikasi. "Dengan adanya hal tersebut maka nantinya perbankan hanya satu kali dalam menginvestasikan TI dan selanjutnya menggunakan jasa operator yang sesuai dengan standardisasi tertentu," kata Ketua Umum Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (Perbanas) Sigit Pramono, di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/2/2007). Dalam konferensi pers Apconex (Asia Pacific Conference and Expo) 2007 tersebut, ia mengungkapkan pengalihan dari belanja modal (capital expenditure/capex) kepada belanja operasional (operasional expenditure/opex) adalah dalam rangka membentuk perbankan yang excellence. Industri perbankan, menurut Sigit, merupakan sektor kunci perekonomian Indonesia sehingga dituntut untuk berperan aktif dalam menyusun langkah-langkah strategis. "Salah satunya adalah mengalihkan belanja modal kepada belanja operasional," tandasnya. Sementara itu, Ketua STMIK Perbanas Eko Indrajit menuturkan, akan ada banyak operator TI semacam itu yang bisa dipilih perbankan. Dengan begitu, perbankan tinggal memilih perusahaan mana yang memberikan jasa paling baik, layaknya memilih operator telekomunikasi sesuai modul yang ditawarkan. "Selama ini investasi TI untuk satu bank saja rata-rata adalah sekitar US$ 4 juta per tahun sehingga dengan adanya sistem pengalihan jasa teknologi informasi kepada pihak ketiga maka investasinya menjadi hilang sama sekali berganti dengan operasional," ujarnya. Dia memaparkan arsitektur teknologi perbankan semacam itu perlu diwujudkan mengingat di negara lain hal seperti itu sudah lama diterapkan. Operator TI yang dimaksud bisa datang dari penyedia jasa atau vendor-vendor teknologi informasi baik dari dalam maupun luar negeri. Perbankan bisa menjalin kontrak dengan operator tersebut paling tidak selama satu tahun untuk kemudian diperbarui kembali atau berpindah ke operator yang lain. Sebagai langkah nyata untuk mewujudkan perbankan yang excellence, Perbanas akan menggelar ajang Apconex 2007 pada 9-11 Mei mendatang. Hadir dalam acara tersebut, empat pembicaraan utama yaitu manajemen perbankan mikro, teknologi perbankan, perbankan syariah, dan pengembangan sumber daya manusia.
( rou / nks )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%