detikinet

Duit dari Amerika?

MoU Indonesia - MS Ada 2 Versi!

Ardhi Suryadhi - detikinet
Rabu, 20/12/2006 11:10 WIB

ilustrasi (diolah/inet)

Jakarta - Memorandum of Understanding (MoU) kontroversial antara Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Departemen Komunikasi dan Informasi, dengan Microsoft Corp, terus menguak berbagai kejanggalan. Menurut sumber detikINET, MoU yang beredar secara terbatas di luaran saat ini memiliki dua versi! Versi pertama adalah yang lengkap 10 halaman, terdiri atas 5 halaman utama berisi klausul kesepahaman dan 5 halaman penyerta (appendix). Sedangkan versi kedua adalah yang salah satu halaman penyertanya telah 'dihilangkan' dari dokumen aslinya. Justru di halaman yang 'dihilangkan' tersebut, tertulis dengan sangat detil rincian biaya yang harus dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia untuk membeli lisensi sistem operasi dan aplikasi office milik Microsoft. Sayangnya, sumber tersebut tak membawa dokumen yang versi lengkap untuk ditunjukkan. Duit Amerika? Lalu darimana pemerintah akan membayar sejumlah lisensi tersebut? Konon, masih menurut sumber detikINET, Rabu (20/12/2006), uang tersebut tak lain adalah 'bantuan' dari sebuah lembaga donor terkemuka milik pemerintah Amerika Serikat. Tentu saja hal tersebut tak mudah untuk dibuktikan. Tetapi, jika benar ada bantuan keuangan tersebut, sifatnya bukanlah hibah. "Karena bantuan tersebut sifatnya adalah hutang, yang tetap saja Indonesia harus membayar (hutang tersebut)," ujar sumber yang tampaknya cukup memahami proses negosiasi internal antara pemerintah dengan pihak Microsoft tersebut. Benar tidaknya dua sinyalemen di atas, tetap remang-remang. Berita terkait: - Berbisnis Lisensi, Bermodal PC Kadaluwarsa - Demi HaKI Tertegak, Akal Sehat Tergadai
( dbu / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%