http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png

Sempat Dipenjara

Pencuri Sex.com Dibebaskan

Wicaksono Hidayat - detikinet
Senin, 11/12/2006 14:52 WIB
http://us.images.detik.com/content/2006/12/11/398/aksespron6.jpg Akses Situs Porno (dbu/inet)
California - Pencuri nama domain Sex.com dibebaskan dari penjara. Ini dilakukan agar ia bisa mengembalikan uang jutaan dollar. Stephen Michael Cohen adalah seorang yang dinyatakan bersalah karena pada 1995 berhasil mencuri nama domain Sex.com dari seorang bernama Gary Kremen. Ia melakukan ini dengan menyusup dalam sistem yang digunakan untuk mendaftarkan semua nama domain dot com. Lebih lanjut, dengan bantuan pengacara, Cohen mengirimkan surat pengambilalihan nama domain tersebut dengan dalih hak cipta. Pada 2001, Pengadilan di Amerika Serikat menyatakan Cohen bersalah dan harus membayar US$ 65 juta kepada Kremen. Hingga kini satu peser pun uang itu belum ia bayarkan. Setelah ditahan karena buron, Cohen pekan ini akan dibebaskan. Seperti dikutip detikINET dari TheRegister, Senin (11/12/2006), pembebasan itu karena Cohen mengaku harus mengambil uang yang disimpannya di bank asing secara manual. Selain itu pengadilan juga kehabisan alasan untuk menahannya. Cohen diminta untuk kembali menghadap pengadilan pada 26 Februari 2007. Pada saat itu ia akan diminta mempertanggungjawabkan uang yang harus dibayarkan pada Kremen. Ada kekuatiran bahwa Cohen akan kembali buron setelah keluar dari penjara. Namun hal itu ditampik karena jika pada persidangan itu ia mampu meyakinkan hakim bahwa ia gagal mencairkan dananya di luar negeri Cohen bisa dibebaskan. Saat ini Kremen, karena belum juga menerima uang dari Cohen, telah mengambil alih tempat tinggal Cohen. Jika persidangan pada Februari gagal, Kremen dan pengacara-pengacaranya juga siap 'mengeluarkan kartu' untuk menjebloskan Cohen ke penjara. Kasus Sex.com memang penuh warna. Selain buronnya Cohen ke Tijuana, Meksiko, pengacara Cohen belakangan menjadi korban usaha pembunuhan. Namun upaya pembunuhan itu diduga tak terkait dengan kasus Sex.com. (wsh/wsh)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Pro Kontra Index »

Permen Situs Negatif, Menurut Anda?

Pro kontra Permen Kominfo no 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif terus mengemuka. Lantas bagaimana dengan Anda terkait kehadiran Permen yang mengatur tata cara pelaporan situs yang masuk daftar hitam sensor Trust+ Positif ini?
Pro
22%
Kontra
78%


Must Read close