Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Smart Teacher (updated)
Kanibalisme dan Kloning, Kiat Hadapi Keterbatasan Fasilitas
Selasa, 18/07/2006 12:01 WIB

ilustrasi / diolah. inset: penulis
Smart Teacher - Cerita ini berawal ketika tiga tahun lalu saya mulai bekerja sebagai seorang staf pengajar alias guru komputer atau dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), guru teknologi informasi & komunikasi (TIK) pada sebuah SMP Islam Terpadu di kawasan Bekasi. Sebuah sekolah yang notabene cukup ternama dan terpandang di Bekasi.
Namun sebagaimana sekolah lain yang juga sama-sama sedang berkembang fasilitas sarana belajar yang dimiliki boleh dibilang belum memadai. Sesungguhnya komentar tersebut telontar dari sudut pandang seorang guru komputer baru, yang harus mengajar dengan tiga buah komputer Pentium 1 second di ruangan yang sedikit berdebu karena sudah lama tidak aktif.
Sebenarnya ada sepuluh unit komputer Pentium 1 second berbagai merk beserta monitor dan meja komputer desain sendiri, namun dari sepuluh unit tersebut hanya tiga unit yang dapat berfungsi dengan baik, sisanya harus menempuh proses "kanibal" untuk dapat kembali "hidup".
Pekerjaan pertama saya sebagai guru baru adalah membuat "hidup" tujuh unit komputer yang sedang "mati suri". Akhirnya dengan bekal pelatihan merakit komputer sewaktu masih kuliah, Alhamdulillah berhasil menghidupkan empat unit komputer, sedangkan tiga unit lainnya terpaksa jadi barang rongsokan.
Untuk dapat mengajar dengan baik, sementara ini dibutuhkan tiga unit lagi untuk menggenapkannya menjadi sepuluh unit, karena rata-rata jumlah siswa per kelas adalah tiga puluh orang siswa, jadi paling tidak satu unit komputer dapat dipakai tiga orang siswa. Tiga unit kekurangannya saya minta dilengkapi supaya proses belajar mengajar dapat berjalan dengan "nyaman".
Tanpa menunggu waktu yang lama Pentium 1 second sebanyak tiga buah akhirnya melengkapi laboratorium komputer saya. Oh, ya. Saya bangga juga sekarang sudah punya ruangan yang bisa disebut sebagai laboratorium walau sedikit berdebu karena tanpa AC juga karena jarang dibersihkan oleh bagian kebersihan.
Tahun pertama mengajar, ya menggunakan sepuluh unit komputer yang stand alone itu. Sebuah kesulitan tersendiri karena banyak siswa yang cukup antusias dengan teknologi komputer sementara sarana terbatas. Yang melengkapi kesulitannya adalah, rata-rata siswa memiliki komputer setara Pentium 4 di rumahnya, sehingga muncul suara riuh saat mengajar manakala komputer mulai "lemot".
"Pak, Pak, gimana nih, kok lambat sih..."
"Ngelek nih..." celetuk mereka. Wuih, berat juga rasanya mengajar dengan kondisi seperti itu, sendiri pula. Bolak-balik kesana kemari.
"Pak, Pak... kalo ini caranya, gimana... Pak, Pak... seperti ini betul kan ? Pak, Pak, ke sini dong, ajarin, nggak tau nih, kok bisa begini sih..."
Muncul pikiran dalam benak bahwa kondisi seperti ini tidak boleh terus berlanjut, tapi mau gimana? Hingga suatu saat terlintas sebuah ide, "PC Cloning". Sebuah teknologi yang kurang familiar bagi sebagian orang, tapi mungkin bisa jadi solusi.
PC Cloning adalah membuat komputer menjadi lebih "ngebut" dengan dibantu sebuah server sebagai induknya. Pentium 1 bisa jadi secepat Pentium 4 jika induknya Pentium 4. Kalo tidak salah, katanya sih begitu, tapi siapa yang bisa ya? Berapa biayanya?
Sebagai ilustrasi tambahan, harga 1 unit komputer Pentium 4 adalah sekitar Rp. 5 juta, 10 unit berarti Rp 50 juta, wow banyak juga. Kalo di Cloning, harga 1 unit "server-serveran" sekitar Rp. 7 juta, instalasi dll sekitar Rp. 3 juta, total 10 juta berarti bisa hemat 40 juta, wow bisa buat beli rumah tipe 21 nih. Hitungan sederhana, tapi mudah-mudahan tidak jauh meleset dari perkiraan.
Berbekal koneksi kenalan dan teman-teman yang mengerti komputer, mulailah saya mencari informasi tentang PC Cloning dan ahlinya. Sampai akhirnya dipertemukan dengan seorang alumni dari STM tempat saya sekolah dulu. Ternyata berbekal lulus STM (STM favorit di Rawamangun), dia katanya mampu belajar mandiri secara otodidak dalam mempelajari PC Cloning, luar biasa.
Mulailah saya berkonsultasi dan berdiskusi tentang ide dan realisasinya. Ternyata semua bisa diatur, tidak ada masalah dan yang tidak kalah luar biasa biayanya tidak jauh meleset dari perkiraan.
Tanpa banyak pertimbangan, saya mulai membuat rancangan proposal pengajuan dana tentang PC Cloning. Tidak lupa saya jelaskan kelebihan dan perbandingan, untuk memperkuat analisa ilmiah dalam isi proposal. Tanpa banyak pertimbangan pula ternyata proposal saya disetujui karena memang argumen dan analisanya sangat bisa dipertanggungjawabkan. Alhamdulillah.
Pekerjaan "menyulap" Pentium 1 jadi Pentium 4 pun dimulai. Belanja "server" Pentium 4, kabel UTP + connector RJ45, Switch, LAN Card yang ada Boot ROM-nya, dan lain-lain. Dalam 3 hari instalasi hardware dan software, termasuk LAN PC Cloning bagian dari teknologi jaringan atau LAN semuanya rampung dan sudah dapat diuji coba.
Dengan perasaan dag dig dug, harap-harap cemas bercampur senang, akhirnya komputer lawas dan berdebu, Pentium 1 second 166 Mhz dengan RAM 32 tanpa harddisk setelah di "sulap" ternyata mampu menjalankan Windows Xp dengan segala software pelengkap tanpa banyak keluhan bisa "ngebut". Luar biasa, Alhamdulillah.
(bersambung.....)
*) Penulis, Syahruddin Setiadi, adalah Penulis adalah Staf Pengajar di SMP-IT Thariq Bin Ziyad, Bekasi. Dapat dihubungi melalui e-mail adi[at]thariq.com
( dbu )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Tulisan ini adalah bagian dari program "Smart Teacher", kerjasama antara Partner in Learning, IlmuKomputer.com dan detikINET![]() |
( dbu )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
202 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.jpg)


