Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
3 Laptop Raib di Wisma Negara
Duh, Harga Data 20 Kali Lebih Mahal dari Laptop
Senin, 13/03/2006 15:27 WIB
Jakarta - Tiga unit komputer jinjing (laptop) hilang di lingkungan Wisma Negara. Kerugian yang harus diperhitungkan bukan hanya dari harga laptop, tapi juga nilai data yang tersimpan di dalamnya.
Dalam sepekan terakhir, tiga unit laptop milik staf Juru Bicara Presiden dan seorang pejabat penting hilang. Kasus ini sangat memprihatinkan, mengingat lokasi kejadiannya adalah lingkungan istana, tempat presiden sehari-hari berkantor dan tinggal bersama keluarga.
Kawasan yang dijaga super ketat itu, sangat disayangkan kalau sampai kemasukan maling. Terlebih, barang yang hilang berupa laptop, yang tentunya tidak hanya memiliki nilai intrinsik tinggi, tapi juga menyimpan data milik pejabat. Tentu saja ada yang penting dan rahasia di dalamnya.
"Dari segi kehilangan, laptop harganya paling banyak US$1.000 sampai US$2.500, itu harga tangible. Tapi harga intangible bisa mencapai 10 sampai 20 kali dari harga tangible," kata Budi Rahardjo, praktisi security dari Indonesia Computer Emergency Response Team (ID-CERT), saat dihubungi detikinet, Senin (13/3/2006). "Harga intangible tersebut berasal dari data yang tersimpan di dalam laptop," imbuhnya.
Dijelaskan Budi, kehilangan laptop memang sering terjadi. "Sekitar 15 persen dari total institusi mengalaminya," ungkapnya. "Kerugian intangible-nya luar biasa. Pemilik laptop, khususnya pengguna yang high level atau yang bukan dari kalangan teknikal, sering kali tidak mengamankan datanya dengan enkripsi, padahal biasanya isinya adalah data yang konfidensial," paparnya.
Saran
Untuk itu, Budi menyarankan agar para pemilik laptop membiasakan diri mematuhi prosedur pengamanan data dalam laptop. Budi menyarankan agar data yang tersimpan diamankan melalui proses enkripsi.
"Enkripsi sebetulnya mudah, tapi reseh. Banyak orang yang enggan melakukannya karena tidak mau repot," kata Budi. "Salah satunya bisa menggunakan encription directory, yang memungkinkan orang untuk memasukkan data ke direktori enkripsi, jika ingin mengamankannya. Tapi jika tidak, bisa dikeluarkan dari direktori tersebut," paparnya.
Meski cara ini bukan berarti tidak mungkin dibongkar, Budi mengatakan, usaha pengamanan biasanya menekan kemungkinan kehilangan data.
"Maling bisa saja membongkar enkripsinya. Tapi kalau malingnya gak mau repot, biasanya hardisknya langsung diformat, lalu laptopnya dijual," ujar Budi.
Saran lain selain menggunakan enkripsi, adalah tidak membawa pergi data yang penting dan rahasia. "Data penting jangan dibawa jalan. Simpan di kantor saja," ucapnya.
Disimpan di komputer desktop? "Iya. Dan kalau tidak diperlukan lagi, langsung hapus saja," tandasnya.
Tiga laptop yang hilang adalah milik staf Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng dan staf Jubir Dino Patti Djalal. Satu lagi laptop yang hilang dikabarkan milik Sesmil Presiden Mayjen Bambang Sutedjo. Saat dikonfirmasi, Andi mengatakan kasus tersebut tengah ditangani secara internal.
Ketiga laptop tersebut hilang pada Senin (6/3/2006) dan Rabu (8/3/2006) di Lantai 2 Wisma Negara. Tempat tersebut merupakan kantor Seskab Sudi Silalahi dan dua jubir kepresidenan.
Pihak istana sangat berhati-hati dalam mengomentari kejadian ini. Sejumlah sumber mengatakan, saat ini Paspampres tengah menyelidiki hilangnya tiga laptop yang diduga berisi data penting itu. Sampai saat ini, belum diketahui motif di balik pencurian tersebut.
Dugaan sementara, laptop dicuri oleh orang dalam, karena ketika hilang kedua laptop staf jubir sudah disimpan di dalam almari terkunci. Dan kedua staf tersebut sedang dalam perjalanan dari luar negeri, usai mengikuti kunjungan presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (nks)
( ketepi )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
( ketepi )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 14:38 WIB
Pembuat 'Virus Angry Birds' Didenda Rp 724 Juta
-
Jumat, 25/05/2012 10:09 WIB
Berbahaya, Yahoo Axis Ditutup untuk Chrome
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
-
Senin, 21/05/2012 14:07 WIB
Parah! Hacker Sebar Foto Porno Lewat Akun Facebook Pendeta
-
Senin, 21/05/2012 13:01 WIB
Hati-hati Akses Internet di Hotel
-
Sabtu, 19/05/2012 09:58 WIB
Hati-hati Gunakan WiFi Publik untuk Online Banking!
-
Rabu, 16/05/2012 13:02 WIB
Awas! Malware 'Hantui' Pengunjung Wikipedia
-
Rabu, 16/05/2012 09:41 WIB
'Jailbreak dan Rooting Bikin Ponsel Tidak Aman'
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
202 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

