detikinet

Bangladesh: Hentikan Telepon Malam Gratisan

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Selasa, 17/01/2006 09:15 WIB

Perempuan Bangladesh (ist.)

Jakarta - Ketegasan badan regulasi telekomunikasi Bangladesh tampaknya cocok ditiru, meskipun menimbulkan pro-kontra. Badan yang berbentuk komisi tersebut berani meminta para perusahaan telekomunikasi setempat untuk menghentikan layanan telepon gratis tengah malam. Pelarangan tersebut dilakukan lantaran ada tuntutan dari para orang tua, yang semakin kuatir dengan tingkah laku anak-anak mereka. Pada awalnya, perusahaan telekomunikasi GrameenPhine dan CityCell, menawarkan telepon gratis antara tengah malam hingga pukul 6 pagi. Nah ternyata, setidaknya demikian menurut pengaduan para orang tua, fasilitas tersebut akhirnya secara berlahan mengubah perilaku anak remaja mereka. Salah satunya adalah membuat mereka menjadi lebih fasih bicara vulgar serta mengorbankan waktu belajar demi ngobrol ngalur-ngidul dengan pacar mereka. Memang, strategi dari kedua perusahaan telekomunikasi di negara yang penduduknya mayoritas adalah muslim konservatif tersebut, adalah untuk meningkatkan potensi pasar dari kalangan anak muda. Tindakan badan regulasi Bangladesh tersebut dikeluhkan oleh para operator, dengan dalih bahwa fasilitas tersebut akan dapat memberikan keuntungan langsung kepada kustomer melalui peningkatan kompetisi. Demikian dilansir Reuters, Selasa (17/1/2006). (dbu)
( dbu )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Pro Kontra Index »

Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
Pro
50%
Kontra
50%