detikinet

Google Dituntut Rp 49,2 Triliun?

Oktoria Yulius Darmawan - detikinet
Senin, 02/01/2006 09:40 WIB

ilustrasi (ist.)

Jakarta - Rates Technology (RTI), sebuah perusahaan pemegang hak paten untuk jalur Voice Over Internet Protocol (VOIP), menuntut Google. Pasalnya, Google dituduh telah melanggar hak paten. Tak tanggung-tanggung, RTI menuntut Google senilai US$ 5 miliar. Jumlah ini kurang lebih bernilai Rp 49,2 triliun (US$ 1 = Rp 9.850 sumber:detik.com). Sebelumnya, RTI juga mengajukan tuntutan kepada perusahaan-perusahaan besar dengan kasus yang sama. Tuntutan yang diajukan RTI melalui pengadilan distrik New York tersebut, menyinggung hak paten nomor 5.425.085. Paten tersebut berkaitan dengan routing telepon VOIP pada Google Talk, aplikasi VOIP serta instant messenger. Selain kasus tersebut, RTI juga menuntut Google dengan hak paten lain yakni paten bernomor 5.519.769. Paten tersebut berkaitan dengan teknologi yang digunakan untuk memangkas biaya telepon. Google dituntut karena alasan aktivitas komersial terkait Google Talk. "Tuntutan tersebut tidak beralasan dan kami akan melawannya," ujar juru bicara Google, Steve Langdon seperti dikutip detikinet dari RedHerring Senin (2/1/2006). Dalam dua tahun terakhir, beberapa perusahaan termasuk perusahaan penyedia perangkat jaringan, pengembang software dan perusahaan layanan aplikasi, mulai menambahkan kemampuan VOIP dalam aplikasinya. Karena itu, perusahaan-perusahaan yang menggunakan hak paten routing VOIP milik RTI dipastikan menjadi sasaran empuk RTI untuk meraup keuntungan. Sebelumnya Lucent Technologies, Microsoft, Mitel, Cablevision Systems, Alcatel, Vonage Holdings, dan Avaya juga mendapat tuntutan yang sama. Perusahan lain yang masuk daftar sasaran berikutnya adalah Cisco Systems, Nortel Networks, and Huawei.
( dwn )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Pro Kontra Index »

Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
Pro
50%
Kontra
50%