detikinet

Transformasi IT Landscape dari Microsoft

Ni Ketut Susrini - detikinet
Selasa, 27/09/2005 16:45 WIB
Jakarta - Kebutuhan usaha menangah (Midsize Business) memiliki keunikan tersendiri yang berbeda dari usaha kecil dan bisnis enterprise. Perusahaan yang berada dalam sektor ini mempunyai peluang besar untuk berkembang menjadi bisnis enterprise. Hanya saja perusahaan jenis ini mempunyai keterbatasan dalam investasi di bidang IT, seperti pendanaan dan sumber daya manusia. Microsoft menyadarinya dan untuk menjawab tuntutan ini, pada tanggal 7 Juli 2005 lalu, Microsoft Corporation resmi mengumumkan strateginya melalui Transforming IT Landscape. Ini adalah strategi yang ditetapkan Microsoft untuk membantu memaksimalkan Return on Investments (RoI) dalam bidang TI. Dengan begitu diharapkan agar usaha menengah dapat berperan serta dalam mendorong laju perekonomian nasional dengan menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan daya saing. "Microsoft berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam memberdayakan usaha menengah di Indonesia agar mereka menjadi lebih kompetitif dalam persaingan global, lebih efisien, menciptakan lapangan kerja dan pada akhirnya mendorong laju perekonomian Indonesia," Kata Tony Chen, Presiden Direktur PT Microsoft Indonesia. "Strategi ini sangat sesuai dengan visi Microsoft Indonesia untuk memberdayakan usaha kecil menengah," imbuhnya. Melalui strategi ini Microsoft membantu usaha menengah dalam membangun infrastruktur IT yang aman (secure) dan mudah diatur (well managed) dengan Total Cost Ownership yg rendah. Untuk itu Microsoft menyediakan panduan secara gratis dan tools yang dapat diakses melalui situs www.microsoft.com. Selain itu, Microsoft juga menawarkan paket produk Windows Server System for Midsize Business. Strategi ini terdiri dari tiga pilar utama yaitu penyediaan guidance & tools melalui Midsize Biz IT Cent dan Midsize Assessment Tools serta penyediaan produk melalui Windows Server System for Midsize Business. 1. Midsize Biz IT Centre Untuk mendukung kebutuhan spesifik dalam pemenuhan solusi TI pada usaha menengah, Microsoft menyediakan sumber daya dan tools yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis secara cuma-cuma. Sumber daya tersebut bisa didapat di situs berikut : http://www.microsoft.com/technet/itsolutions/midsizebusiness/default.mspx. Dalam situs ini tersedia informasi teknis dan resources bagi professional IT dan konsultan untuk menginstall dan menggunakan windows server, sistim operasi, dan security technology and application. 2. Midsize Assessment Tools Ada beberapa tools yang dapat dimanfaatkan oleh Midsize Business secara cuma-cuma seperti:
  • Microsoft Security Assessment Tool (MSAT)
  • www.securityguidance.com/ Dirancang untuk membantu pelanggan yang memiliki kurang dari 1000 karyawan untuk mengetahui security vulnerabilities dalam lingkungan IT mereka. MSAT dapat mengindentifikasi proses, sumber daya dan teknologi yang akan meningkatkan perencanaan keamanan yang baik, serta pengurangan resiko dalam perusahaan.
  • Microsoft TCO Assessment Tool
  • www.improveefficiency.com Menyediakan analisa keuangan yang rinci untuk dapat mengetahui pengeluaran operasional selama 3 tahun dalam berbagai skenario IT dan mengukur metrik investasi yang utama , termasuk discounted return on investment (ROI), ketika meng-upgrade ke Windows Server 2003 dan Exchange Server 2003.
  • Microsoft Baseline Security Analyzer (MBSA) 2.0
  • http://www.microsoft.com/technet/security/tools/mbsahome.mspx Tool yang mudah digunakan untuk membantu usaha menengah dalam menentukan tingkat keamanan yang sesuai dengan rekomendasi keamanan dari Microsoft dan menyediakan remediation guidance.
  • Microsoft Software Inventory Analyzer
http://www.microsoft.com/resources/sam/msia.mspx Membantu pelanggan untuk memiliki software inventory assessment dari produk Microsoft yang terinstall dalam komputer lokal atau di seluruh jaringan. "Bisnis di level menengah cenderung memiliki karakter yang serupa dengan kebutuhan bisnis enterprise, namun mereka memiliki kendala pada investasi IT dan sumber daya di bidang IT," Kata Lucas Tjahja Prawira - Midmarket Manager, PT Microsoft Indonesia. "Menggabungkan pengalaman kami di small-business dengan produk enterprise kami memperlihatkan bahwa Microsoft memahami keunikan dari kebutuhan teknologi bagi pelanggan midsize business kami. Dan solusi yang ditawarkan Windows Server System memberikan keyakinan bagi para pelanggan di midsize business bahwa sistem mereka lebih mapan dan memberikan mereka pandangan bahwa TI merupakan investasi yang strategis. 3. Windows Server System for MidSize Business Selain resource dan tools yang diberikan, Microsoft juga memperkenalkan Windows Server System for Midsize Business, sebuah langkah nyata Microsoft untuk memenuhi tuntutan kebutuhan IT di sektor ini. Windows Server System menyediakan Standard Editions of Windows Server 2003; Exchange Server 2003 Standard Edition; Microsoft Operations Manager (MOM) 2005 Workgroup Edition; dan 50 CALs untuk Windows Server and Exchange. Solusi ini menawarkan kemudahan tidak hanya terbatas dalam penggunanannya tetapi juga manajemen infrastruktur, pengurangan biaya dan kompleksitas serta peningkatan keamanan. Penawaran ini termasuk kombinasi 50 Client Access Licenses (CALs) untuk Windows Server 2003 dan Exchange Server 2003. Komitmen Microsoft untuk memenuhi kebutuhan di sektor ini tidak berhenti disini saja, melalui berbagai penelitian dan didukung pendekatan centric dengan konsumen, Microsoft mengembangkan 'Centro' (Next Generation Infrastructure IT for Midsize Business). Dengan kehadiran 'Centro' merupakan suatu proof point bagi Microsoft untuk terus membuat inovasi sebagai komitmen jangka panjangnya untuk memenuhi kebutuhan TI bagi Midsize Business.
( nks )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Pro Kontra Index »

Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
Pro
50%
Kontra
50%