http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

ISP di Jepang Cegah Bunuh Diri Masal

Ni Ketut Susrini - detikinet
Sabtu, 27/08/2005 08:21 WIB
http://us.images.detik.com/content/2005/08/27/398/suicide150.jpg Ilustrasi (sxc.hu)
Jakarta - Industri telekomunikasi dan penyedia layanan internet (internet service provider/ISP) di Jepang, bekerja sama untuk mengumpulkan informasi seputar aktivitas online yang mengarah bunuh diri. Informasi tersebut akan diserahkan ke Polisi. Di Jepang, jumlah korban bunuh diri meningkat. Usaha pencegahan bunuh diri masal di Jepang dinilai penting artinya. Hal ini dilakukan menyusul makin banyaknya warga Jepang yang mati dalam bunuh diri masal, setelah mereka 'bertemu' lewat situs bunuh diri. Sebagai bentuk peringatan dini terhadap usaha bunuh diri ini, empat kelompok industri bidang komunikasi lalu bekerja sama untuk melahirkan pedoman seputar pengiriman informasi. Mereka mensyaratkan adanya keharusan untuk menyertakan nama dan alamat pengirim, agen berita Kyodo, yang dikutip CnetNews.com melansir hal tersebut. Dalam pedoman ini juga ditetapkan bahwa identitas pengirim informasi baru akan dibeberkan, jika ada indikasi kuat mengenai usaha bunuh diri. Rancangan pedoman akan segera dipaparkan. Pengimplementasiannya akan ditentukan berdasarkan hasil umpan balik dari Departemen Dalam Negeri dan Departemen Komunikasi serta Kepolisian Nasional. Targetnya, pedoman ini sudah bisa diimplementasikan bulan Oktober. Menurut data Kepolisian Jepang, ada 32.325 orang Jepang yang bunuh diri pada tahun 2004. Angka tersebut menurun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 34.427, tapi merupakan tahun ketujuh di mana angka bunuh diri melampaui angka 30.000. Jumlah orang yang tergabung dalam kelompok bunuh diri di internet, sebanyak 70 orang pada semester pertama 2005. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya, yaitu 50 orang. Di Jepang, tidak ada aturan religius seputar bunuh diri, dan ini sudah lama jadi pilihan untuk melarikan diri dari masalah. Di tahun 2000, World Health Organization (WHO) mengungkap, tingkat bunuh diri di Jepang mencapai 35,2 per 100.000 pria dan 13,4 per 100.000 wanita. Sebagai perbandingan, tingkat bunuh diri di Amerika Serikat ternyata lebih rendah yaitu 17,1 per 100.000 pria dan 4 per 100.000 wanita. (nks)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Pro Kontra Index »

Rudiantara Cocok Jadi Menkominfo?

Dengan latar belakanganya sebagai seorang profesional di industri telekomunikasi, Rudiantara dianggap pas menempati kursi menkominfo. Lantas, bagaimana dengan Anda, apa berpendapat sama?
Pro
73%
Kontra
27%


Must Read close