detikinet

Kenya Usung Teknologi VoIP

Oktoria Yulius Darmawan - detikinet
Minggu, 14/08/2005 10:24 WIB

ilustrasi (diolah)

Jakarta - Hari gini, masih ada saja penduduk yang harus menunggu 10 tahun untuk pasang telepon rumah. Khususnya di Kenya. Pemerintah Kenya pun akhirnya kini mulai lirik teknologi telepon lewat internet atau VoIP. Pemerintah Kenya tengah mengatur lisensi untuk perusahaan yang ingin menyediakan sambungan telepon lewat internet atau Voice Over Internet Protocol (VOIP). "VoIP adalah merupakan solusi yang sangat murah," papar Mutua Muthusi juru bicara Komisi Komunikasi Kenya seperti dilansir BBC yang dikutip detikinet Minggu (14/8/2005). Menurutnya, penggilan jarak jauh dan panggilan internasional akan memiliki harga yang jauh lebih murah. Hal ini mungkin cukup menyegarkan, pasalnya hingga saat ini, penduduk Kenya harus menunggu sampai 10 tahun untuk mendapatkan sambungan telepon biasa. Salah seorang koresponden mengatakan, situasi ini berubah sejak berakhirnya monopoli Telkom pemerintah Kenya. Dikabarkan Telkom Kenya juga berada dibawah tekanan dengan adanya kedatangan ponsel. "Kami ingin menambah nilai pada industri telekomunikasi. Dan VoIP merupakan teknologi yang akan menciptakan nilai yang sangat besar dengan membuat banyak orang untuk terlibat kedalam industri ini, pada tingkat harga yang lebih murah dan pelayanan yang baik," imbuh Muthusi. Ia kemudian menambahkan, panggilan internasional akan semurah telepon lokal dengan harga US$ 13 sen per menitnya.
( ien )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Pro Kontra Index »

Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
Pro
50%
Kontra
50%