http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Penghargaan untuk Wanita Terbaik di Bidang Teknologi

Oktoria Yulius Darmawan - detikinet
Kamis, 28/07/2005 11:49 WIB
http://us.images.detik.com/content/2005/07/28/398/cewe150.jpg Ilustrasi (detikinet)
Jakarta - Untuk pertama kalinya, ajang penghargaan untuk wanita terbaik di bidang teknologi digelar. Sejumlah wanita akan menerima penghargaan Blackberry Women and Technology. Wanita memang jadi gender minoritas yang bekerja di bidang teknologi. Untuk itu tak berlebihan rasanya jika yang terbaik di area minoritas ini, dianugrahi penghargaan. Ajang penghargaan ini baru pertama kalinya di dunia. Ajang penghargaan ini diselenggarakan oleh Research in Motion, Perusahaan yang berada dibelakang peralatan mobile Blackberry dan Aurora, yang merupakan grup jaringan bisnis wanita. Penghargaan akan diberikan kepada wanita yang telah memimpin dalam pendidikan, jurnalisme, sektor pemerintah dan swasta, serta pengajar perempuan. Penghargaan ini diharapkan bisa meningkatkan profil mereka dalam dunia yang selama ini didominasi pria. "Kita ingin menghargai kemajuan dan terobosan-terbosan yang telah diraih para wanita, tidak hanya di industri teknologi, tetapi juga dalam penggunaan teknologi," kata Charmaine Eggberry, dari RIM, seperti dikutip detikinet, Kamis (28/7/2005) dari BBC News. "Kami berharap, masyarakat paham akan betapa pentingnya bidang tersebut bagi wanita," imbuhnya. Penghargaan ini digelar di Inggris, dengan delapan kategori nominasi. Pemenangnya akan diumumkan pada tanggal 27 Oktober di London. Secara umum dapat diterima bahwa tidak ada kebutuhan mendesak untuk memperkenalkan kehebatan wanita dan talenta mereka, untuk dinilai dan dihargai. Tapi penting untuk mengetahui bahwa kemampuan wanita dan pria perlu disetarakan, demi mendukung kesuksesan ekonomi global. Saat ini Bill Gates, pendiri Microsoft, menyesali kenapa sangat sedikit pekerja wanita pada divisi teknologi dan insinyur komputer. Hanya 17 persen dari lulusan ilmu komputer adalah wanita. Kebanyakan dari mereka mengundurkan diri dari lapangan pekerjaan teknologi, karena dinilai kurang dapat meraih sukses di bidang itu. Kesulitan mendapatkan keseimbangan waktu antara keluarga dengan karir juga membuat wanita mengalah untuk mencapai posisi tinggi, meski sebenarnya mereka mampu. Di Inggris, survei yang dilakukan The British Computer Society (BCS) menemukan bahwa 28 persen perusahan di Inggris tidak mempekerjakan wanita untuk bidang teknologi. Tetapi tren ini diperkirakan akan berubah. BCS juga melaporkan saat ini sudah banyak wanita tertarik untuk bekerja di area teknologi. Eggberry mendeskripsikan lahan ini sebagai bidang yang secara konstan berubah dan menantang. Enam puluh lima persen mengatakan bahwa pelajaran komputer itu mengasyikkan dan 27 persen mengatakan, mereka berpikir untuk di bidang teknologi. (nks)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
48%
Kontra
52%


Must Read close