KONSULTASI INTERNET SECURITY
Alfons Tanujaya
Alfons Tanujaya
Alfons Tanujaya aktif mendedikasikan waktu untuk memberikan informasi dan edukasi tentang malware dan sekuriti bagi komunitas IT Indonesia.
Senin, 17 Mar 2014 10:53 WIB

KlinikINET

Antivirus Android Gratisan, Apakah Terjamin?

- detikInet
Vaksincom Vaksincom
Jakarta - Apakah keamanan tablet PC Android cukup terjamin dengan internet security gratisan yang bisa ditemui di Google Play? (zhamd77)

Jawaban [Vaksincom]:

Bung Zhamd yang suka menggunakan Android, Untuk mengetahui performa antivirus mobile secara obyektif kamu bisa lihat dari organisasi pengetesan independen. Untuk produk Android salah satu referensi yang cukup bisa diandalkan adalah AV-Test Institute, institusi yang mengkhususkan aktivitasnya pada IT Security dan Antivirus Research sejak 15 tahun yang lalu.

Hasil pengetesan untuk antivirus Android Januari 2014 bisa kamu lihat disini. Dalam pengetesan ini AV-Test melakukan pengetesan pada Android 4.3 dari 30 produk antivirus untuk Android dimana di test produk yang gratisan dan berbayar. Hasil pengetesan menunjukkan bahwa 10 produk yang mendapatkan nilai tertinggi adalah :
 
- Avira : Free Android Security 3.0

- Bitdefender : Mobile Security 2.6

- Gdata : Internet Security 25.0

- Kingsoft : Mobile Security 3.3

- KSMObile : Cleanmaster 4.0

- KSMobile : CMSecurity 4.0

- McAfee : Mobile Security 3.1

- Qihoo : Mobile Security 1.5

- Trend Micro Mobile Security 3.5

- Trustgo : Mobile Security 1.3

Cukup banyak dari produk yang mendapatkan nilai pengetesan terbaik di atas yang merupakan program antivirus gratis.


Jadi berdasarkan pengetesan secara ilmiah, independen dan bertanggungjawab dari AV-test menunjukkan bahwa dari sisi kemampuan deteksi malware dan kegunaan program antivirus gratisan tidak kalah dengan program berbayar, malah sebaliknya banyak lebih baik dari program berbayar. (lihat gambar)

Namun ada satu catatan penting yang harus Anda ingat, salah satu faktor yang penting dalam mengamankan pengguna perangkat, baik itu tablet, smartphone maupun komputer adalah faktor pengguna/end user. Aplikasi sekuriti berperan membantu mengamankan user tetapi harus diiringi dengan kebiasaan user yang baik dalam menggunakan perangkatnya.

Dalam banyak kasus, sekalipun sudah diproteksi dengan aplikasi sekuriti yang baik, pengguna perangkat tetap menjadi korban aktivitas jahat. Seperti phishing, pencurian kredensial yang menggunakan rekayasa sosial.

Jadi Anda tidak boleh takabur dan sembarangan mengakses segala macam situs berbahaya, melakukan klik sembarangan dan memasukkan kredensial tanpa melihat dengan teliti situs apa yang anda kunjungi. Intinya harus waspada sekalipun sudah diproteksi oleh program sekuriti yang baik.
 
Menjawab pertanyaan kamu menginstal aplikasi ke Android yang tidak memiliki CD Rom. Sebenarnya apps (aplikasi) Android berukuran kecil tidak seperti aplikasi komputer dimana banyak yang ukurannya besar dan memakan waktu dan bandwidth besar jika diunduh dari internet.

Jadi untuk instalasi apps Android lebih nyaman dan aman memang diinstal langsung dari Play Store dan bukan diinstal secara offline (dari CD Rom) atau dari situs selain Play Store. Alasannya adalah :

1. Instalasi dari Play Store lebih terjamin keamanannya daripada instalasi offline atau dari situs non Play Store dimana aps bisa saja disusupi malware.

2. Instalasi dari Play Store memberikan versi teranyar dan bisa dipastikan anda akan mendapatkan program terbaru dibandingkan distribusi melalui CD Rom yang jelas akan memakan waktu dan biaya lebih tinggi untuk mendistribusikan melalui CD Rom setiap kali ada installer baru.

Namun, jika karena ada alasan tertentu dan Anda perlu menginstal dari CD Rom, yang bisa anda lakukan adalah mengkopikan installer tersebut dari komputer yang memiliki CD Rom ke memory card atau ke perangkat Android yang anda hubungkan ke komputer tersebut melalui kabel USB dan jalankan aplikasi tersebut. (jsn/ash)

Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed