BERITA TERBARU
Senin, 16 Jan 2017 20:10 WIB

InfoGrafis

10 Password Pasaran, Target Empuk Hacker

Yudhianto - detikInet
Jakarta - Masih banyak pemilik komputer dan pengguna internet yang meremehkan penggunaan kata-kata rumit sebagai kata sandi mereka. Dengan alasan mudah diingat, pengguna kerap menggunakan password yang itu-itu saja.

Sebuah survei yang dilakukan Keeper Security, menemukan password apa saja yang paling sering digunakan oleh pengguna komputer dan internet di seluruh dunia. Dari situ disimpulkan bahwa password dengan urutan angka masih jadi pilihan favorit.

Keeper Security mencatat setidaknya ada 1,7 juta akun dalam surveinya yang menggunakan password '123456'. Sementara data lainnya mengatakan sekitar 17% dari 10 juta akun yang kena hack menggunakan password tersebut.

Tapi, menghilangkan penggunaan password '123456' bukan berarti aman. Nyatanya, daftar password paling populer di dunia yang disusun Keeper Security menunjukkan, kalau penggunaan urutan angka sebagai password kerap muncul di daftar 10 besar.

Lantas, apa saja password lain yang jadi sasaran empuk hacker? Simak infografis berikut ini.

20 Password PasaranFoto: Infografis/Mindra Purnomo
(rou/rou)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Organda Protes Tarif Murah Ojek Online

    Organda Protes Tarif Murah Ojek Online

    Sabtu, 25 Mar 2017 19:19 WIB
    Alasan umum masyarakat memilih menggunakan ojek online adalah tarif yang terbilang cukup murah. Lantas, bagaimana Organda menyikapinya?
  • Terima SMS Tak Bisa Lagi Lewat Hangouts

    Terima SMS Tak Bisa Lagi Lewat Hangouts

    Sabtu, 25 Mar 2017 16:46 WIB
    Selain dipakai untuk mengirim dan menerima pesan instan melalui akun Google Talk, aplikasi Hangouts tadinya juga bisa dipakai untuk menerima pesan SMS.
  • Nokia Siap Serbu 120 Negara

    Nokia Siap Serbu 120 Negara

    Sabtu, 25 Mar 2017 14:45 WIB
    Baru bangkit tak menghentikan Nokia menginvasi pasar dunia. Merek asal Finlandia ini disebut bakal hadir di lebih dari seratus negara di dunia.